Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Sebanyak 20 Cakades Incumbent Tumbang dalam Pilkades Serentak

11 Juli 2019, 10: 32: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

PANTAU PILKADES: Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Forkopinda memantau jalanya Pilkades dibeberapa Desa kemarin.

PANTAU PILKADES: Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama Forkopinda memantau jalanya Pilkades dibeberapa Desa kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Sebanyak 20 calon kepala desa incumbent gagal menjadi kepala Desa kembali pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 51 Desa dari 17 Kecamatan se Kabupaten Grobogan kemarin Jumlah itu, hampir setengah dari 45 Kepala Desa incumbent yang maju lagi.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Desa Setda Grobogan Mudakir Walad mengatakan, total ada 146 calon kepala desa di 51 desa. Sebanyak 20 kepala desa incumbent gagal memertahankan posisi.

”Jumlah incumbent yang maju lagi ada 45 orang incumbent. Tatapi yang jadi lagi ada 25 orang dan 20 orang tidak jadi,” kata Mudakir, kemarin.

Dikatakan, selama pelaksanaan Pilkades berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Di mana tidak ada laporan tentang gangguan keamanan dan ketertiban. Begitu juga dengan masalah administrasi untuk pelaksanaan Pilkades sendiri.

”Semua berjalan sesuai dengan harapan. Semua desa sudah melaksanakannya sampai tuntas,” ujarnya.

Terkait dengan pelantikan kepala desa terpilih akan dilaksanakan menunggu hasil ketetapan dari pemenang Pilkades. Yaitu laporan akan diserahkan kepada BPD desa setempat. Kemudian dilaporkan ke kecamatan. Selanjutnya akan diserahkan ke bupati untuk mendapatkan SK Kepala desa terpilih.

”Sesuai dengan waktu dan ketentuan dari Perda desa pelantikan dilaksanakan menyesuaikan waktu kepala desa paling akhir masa waktunya. Maka pelaksanaannya akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang,” terang dia.

Terpisah, Bupati Sri Sumarni bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) melakukan pantauan Pilkades serentak di Desa Pulorejo, Purwodadi; Desa Ngeluk, Penawangan; dan Desa Ketitang, Penawangan. Usai pemantaun, bupati berharap panitia Pilkades untuk melaksanakan tugas sesuai beban tanggung jawabnya masing-masing karena kesuksesan Pilkades ditentukan profesionalisme Panitia..

”Saya berharap kepala calon kepala desa yang terpilih dan tidak terpilih agar bersikap bijaksana menyikapi hasil akhir penghitungan suara. Menang ora entuk umuk. Kalah ora entuk ngamuk. Jaga ketentraman dan mengendalikan massa,” kata dia.

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia