Minggu, 17 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Tahun Ini Peningkatan Jalan Nasional di Jepara Hanya Satu Kilometer

09 Juli 2019, 11: 17: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

PASANG: Alat berat menempatkan beton drainase di jalan nasional Jepara kemarin. Meski didominasi jalan yang bergelombang dan berlubang, jalan nasional tahun ini hanya ada pekerjaan peningkatan sepanjang satu kilometer.

PASANG: Alat berat menempatkan beton drainase di jalan nasional Jepara kemarin. Meski didominasi jalan yang bergelombang dan berlubang, jalan nasional tahun ini hanya ada pekerjaan peningkatan sepanjang satu kilometer. (M. KHOIRUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Melewati jalan nasional di Jepara, pengendara bakal lebih banyak menjumpai kerusakan jalan. Mulai dari Pecangaan hingga batas akhir jalan nasional, Mulyoharjo. Kerusakan mulai dari lubang dan jalan yang bergelombang. Tahun ini hanya ada perbaikan jalan nasional sepanjang satu kilometer.

Sementara ruas jalan lain yang mengalami kerusakan hanya pekerjaan rehabilitasi perawatan. Mulai dari Welahan hingga Pecangaan, kondisi jalan cukup baik. Pasalnya sedang ada peningkatan jalan dan pelebaran di titik tersebut.

Lubang dan gelombang yang ada mulai dari Pecangaan ditambal dengan lapisan aspal baru. Namun penambalan tersebut belum cukup mengurangi gangguan pengendara saat melewati jalan yang rusak.

Seperti di jalan nasional turut perbatasan Desa Rengging dan Desa Troso aspal meleleh membentuk cekungan di badan jalan bagian samping. Cekungan tersebut ditutup dengan aspal. Bisa menutup cekungan. Tapi pengendara masih tak nyaman melewati jalan yang sudah ditambal.

Pejabat Pembuat Komitmen Jalan Nasional 3.2 Provinsi Jateng, Januar Fajar R. menjelaskan perbaikan jalan nasional tahun ini hanya sepanjang satu kilometer. Mulai dari Kalinyamatan hingga Lebuawu. Sedangkan mulai dari Lebuawu sampai titik akhir jalan nasional di Jepara dilakukan bertahap.

“Peningkatan jalan dimulai dari titik selatan. Secara urut bertahap tiap tahun sampai Mulyoharjo,” katanya.

Untuk mengatasi kerusakan di selain titik pelebaran juga ada pekerjaan rehabilitasi mayor. Yakni overlay  di jalan Soekarno Hatta Jepara dan jalan Wahid Hasyim. Pekerjaan itu dimulai setelah pelebaran jalan di Lebuawu selesai.

“Pekerjaan itu merupakan satu kesatuan dari kontrak pekerjaan preservasi long segmen sepanjang 86,11 km dari Semarang, Demak, Trengguli sampi Jepara tahun ini,” ungkapnya.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia