Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Alasan Pemkab Kudus Naikkan Tarif Sewa Kios Pasar Kliwon

06 Juli 2019, 14: 38: 37 WIB | editor : Ali Mustofa

SEWA KIOS KLIWON NAIK: Sewa perjanjian dari kios Pasar Kliwon akan naik sesuai harga yang telah ditetapkan dari Pemkab Kudus.

SEWA KIOS KLIWON NAIK: Sewa perjanjian dari kios Pasar Kliwon akan naik sesuai harga yang telah ditetapkan dari Pemkab Kudus. (DONNY SETYWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kudus sejak 1 Mei 2019 retribusi pemakaian kekayaan daerah (PKD) pasar mengalami kenaikan. Hal ini berimbas pada tarif sewa los dan kios di Pasar Kliwon.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kasi Pendapatan, Ketertiban dan Kebersihan Pasar Moch Kaden mengatakan, kenaikan ini berlaku bagi semua kelas. Pada perda sebelumnya, untuk kios kelas utama pada bangunan per meter persegi/hari Rp 100.

Kemudian, untuk tanah per meter peregi Rp 125 per hari. Untuk kios kelas I bangunan Rp 45 per meter persegi per hari. Sedangkan untuk tanah dihargai Rp 85 per meter persegi per hari.

Sementara untuk kios kelas II per meter persegi Rp 35 per hari (bangunan) dan untuk tanah per meter persegi Rp 60 per hari. Lalu untuk kios kelas III per meter persegi Rp 25 per hari (bangunan) dan tanah Rp 50 per meter persegi per hari.

Untuk Perda terbaru ini kata Kaden, per 1 Mei 2019 mulai dilakukan kenaikan retribusi untuk semua kelas. Untuk kios Rp 500 per meter persegi per hari, sedangkan los hanya dikenakan luas tanah sebesar Rp 250 per meter persegi per hari.

”Misalnya, ada pedagang sebelum Mei 2019 belum membayar sewa maka masih terhitung tarif lama. Namun, apabila ingin memperpanjang sampai lima tahun untuk tahun ini sudah dikenakan tarif baru,” jelasnya.

Kaden menerangkan, isi surat perjanjian tertera tarif yang lama belum diperbaiki tapi ada poin yang menegaskan tarif sewa bisa berubah sesuai peraturan berlaku, maka tetap bisa diterapkan menggunakan aturan baru. Dalam waktu dekat surat perjanjian akan diubah.

Untuk perjanjian sewa, pedagang Pasar Kliwon bisa dibayarkan per bulan, atau per tahun. Batas maksimal untuk sewa lima tahun. ”Pedagang yang belum mengurus surat perjanjian sewa diharapkan segera diurus,” katanya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia