Selasa, 19 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Sportainment

Hasil Drawing Liga 3 Zona Jateng, Persipa dan Persiku Tak Satu Grup

24 Juni 2019, 15: 26: 57 WIB | editor : Ali Mustofa

KOMPETISI LAGI: Tahun ini, Persiku Kudus, Persipa Pati, Persipur Purwodadi, dan Persikaba Blora kembali mengikuti Liga 3 Zona Jateng.

KOMPETISI LAGI: Tahun ini, Persiku Kudus, Persipa Pati, Persipur Purwodadi, dan Persikaba Blora kembali mengikuti Liga 3 Zona Jateng. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Atmosfer Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng) musim ini tak bakal seramai musim lalu. Tak ada derbi muria antara Persiku Kudus dan Persipa Pati. Kedua tim tersebut, pada musim ini berada di grup yang berbeda. Itu diketahui setelah PSSI Jateng menggelar drawing pada 22 Juni 2019.

Total ada 19 klub yang akan berlaga di kompetisi Liga 3 Jawa Tengah 2019. Jumlah 19 klub itu didapat usai Persekap Kabupaten Pekalongan mundur dari keikutsertaan sebagai peserta Liga 3 Jawa Tengah 2019.

Sebanyak 19 klub itu terbagi di empat grup. Pada grup 1 diisi BR USM Semarang, Persekat Kabupaten Tegal, PSD Demak, Persibangga Purbalingga, dan Persiku Kudus. Di grup 2 diisi oleh Persipur Purwodadi, Persibas Banyumas, Persipa Pati, Persip Pekalongan, dan Persikama Kabupaten Magelang.

Untuk grup 3 dihuni oleh Persitema Temanggung, Persebi Boyolali, PSIP Pemalang, PSISRA Sragen, dan Persegal Kota Tegal. Terakhir di grup 4 dihuni oleh PPSM Sakti Magelang, Persak Kebumen, Persikaba Blora, dan Persab Brebes.

Musim ini, Persiku kembali bertemu dengan Persekat. Lawan sengit Persiku pada musim lalu di fase grup. Sedangkan lawan satu grup Persiku musim lalu, Persipa Pati terlempar ke grup 2 bersama Persipur Purwodadi. Hal itu, membuat musim ini tak ada derbi muria. Yang pada musim sebelumnya laga derbi tersebut selalu berlangsung sengit.

Pelatih Persiku Kudus Subangkit mengaku masih buta kekuatan lawan di grup 1. ”Kalau USM kami sudah pernah uji coba. Kalau Persekat, PSD, Persibangga belum pernah bertemu,” terangnya. Meski begitu, dia dan jajaran pelatih akan mencari informasi terkait calon lawannya itu.

Senada, asisten pelatih Persiku Kudus Widoro Heriyanto mengaku persaingan di grup 1 merata. ”Semua merata. Mereka kan juga persiapannya pasti matang. Yang penting kami harus kerja keras,” tandasnya.

Saat ini Persiku masih berupaya mencari stopper senior dan masih proses negosiasi dengan kiper senior. Itu dilakukan karena pemain senior berposisi stopper yang saat itu mengikuti seleksi, Aang batal bergabung karena memilih bermain untuk Persib B (Blitar) di Liga 2.

Sementara itu, pelatih Persipa Pati Gatot Barnowo juga menyampaikan hal serupa soal persaingan di grup 2. Menurutnya persaingan di grup 2 merata. ”Tentu semua punya peluang yang sama karena persiapan tim di grup 2 juga pasti panjang,” ungkapnya.

Pelatih berlisensi C AFC itu menargetkan timnya dapat naik ke Liga 2. Kepada Jawa Pos Radar Kudus saat ini kerangka Persipa sudah terbentuk 75 persen. Sisa 25 persen tinggal mencari komposisi pemain.

Komposisi yang dimaksud adalah pencarian pemain di posisi striker dan playmaker. Selain itu anak asuhnya masih beradaptasi dengan skema. Sebab, pelatih sebelumnya Dwi Ariyanto menggunakan formasi 4-3-3 dan 3-5-2. Sementara Gatot cenderung memilih formasi 4-2-3-1 dan 4-4-2.

Persiapan juga dilakukan oleh Persipur Purwodadi. Laskar Petir menggunakan skuad lokal untuk mengarungi Liga 3 Jawa tengah 2019. Itu diungkapkan oleh Manajer Persipur Purwodadi Suryadi.

”Skuad akhir kami ada 25 pemain. Sebanyak 24 pemain adalah pemain lokal Purwodadi. Sementara satu striker berasal dari Klaten. Awalnya striker kami juga berasal dari Purwodadi, tetapi saat ini memilih mendaftar TNI,” tandasnya.

Selain pembagian grup, PSSI Jateng juga sudah menerbitkan jadwal Liga 3 Zona Jateng. Kick off berlangsung pada 14 Juli 2019. Semua grup melangsungkan pertandingan pada kick off tersebut. (vga)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia