Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Pemkab Alokasikan 25 Persen APBD untuk Pembangunan Infrastruktur

20 Juni 2019, 15: 59: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

TUNJANG INFRASTRUKTUR: Pengendara sedang melewati jalan menuju objek wisata Rahtawu. Pada 2020 Pemkab berencana untuk mengaolokasikan 25 persen dana APBD untuk menunjang infrastruktur jalan penghubung antarkecamatan.

TUNJANG INFRASTRUKTUR: Pengendara sedang melewati jalan menuju objek wisata Rahtawu. Pada 2020 Pemkab berencana untuk mengaolokasikan 25 persen dana APBD untuk menunjang infrastruktur jalan penghubung antarkecamatan. (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA Jalan penghubung antarkecamatan di beberapa desa rusak. Kerusakan terjadi di beberapa lokasi. Salah satunya di jalan menuju Desa Rahtawu, Gebog, Kudus. Maka, pada 2020, Pemerintah Kabupaten Kudus akan memprioritaskan pembangunan penunjang infrastruktur di wilayah Kota Kretek. Rencananya pemerintah akan mengalokasikan anggaran 25 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Yang diperuntukkan untuk membangun fasilitas jalan penghubung objek wisata.

Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, di tahun anggaran 2019, Pemkab Kudus telah memaksimalkan penggunaan APBD untuk memenuhi tunjangan guru madin. Maka, tahun depan, akan akan diprioritaskan untuk menunjang infrastruktur di Kudus. ”Minimal 25 persen dari APBD akan kami anggarkan,” katanya.

Tamzil mengatakan, anggaran tersebut diperuntukkan untuk membangun fasilitas jalan penghubung antarkecamatan dan jalan menuju tempat objek wisata di Kabupaten Kudus.

”Kami melanjutkan pembangunan yang ada sekarang. Khususnya jalan menuju objek wisata seperti jalan wisata Rahtawu dan Wonosoco. Pasalnya jalan  rusak perlu diperbaikan,” ungkapnya. .

Sementara itu Ketua DPRD Kudus Ahmad Yusuf Roni mengatakan, alokasi anggaran 25 persen untuk infrastruktur tersebut sudah diatur dalam undang-undang. Menurutnya, alokasi infrastruktur Pemkab Kudus pada 2019 cukup kecil. Yakni  masih di bawah 20 persen.

”Kami harapkan ke depan pemerintah bisa menganggarkan lebih dari 20 persen untuk infrastruktur,” ungkapnya. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia