Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Tanpa Sistem Zonasi, PPDB SMK di Kudus Tak Perlu Antre Panjang

20 Juni 2019, 10: 41: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

BIKIN AKUN: Calon siswa SMK negeri antre membuat akun untuk pendaftaran online.

BIKIN AKUN: Calon siswa SMK negeri antre membuat akun untuk pendaftaran online. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Calon peserta didik SMK negeri tak perlu antre panjang untuk mendaftar di sekolah pilihannya. Sebab, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK tak memakai sistem zonasi. Calon siswa cukup membuat akun untuk pendaftaran online di sekolah pilihannya.

Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMK mulai Senin (17/6) kemarin hingga sekarang masih disibukkan pembuatan akun. Sementara, pendaftaran onlinenya sekitar 1 Juli baru di mulai.

Tahap pembuatan akun telah dimulai sejak Senin (17/6). Situasi pembuatan akun tidak sampai membeludak hingga terjadi antrean panjang. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK sekaligus kepala SMKN 3 Kudus Syaiful mengatakan, untuk SMK memang tidak ada zonasi. Jadi pendaftar tidak perlu berebut waktu paling cepat.

STAND BY: Panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMK negeri siaga melayani pembuatan akun pendaftaran online.

STAND BY: Panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMK negeri siaga melayani pembuatan akun pendaftaran online. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

”SMK memiliki waktu pembuatan akun sampai Jumat (28/6). Sehingga, masih ada waktu longgar untuk pembuatan akun,” terangnya.

Syaiful menjelaskan, sampai kemarin (19/6) SMKN 3 Kudus yang mengambil token sebanyak 534 calon pendaftar. Kemudian di SMKN 1 Kudus sekitar 625 calon pendaftar. Untuk seleksi selanjutnya khusus SMK, tetap ada tes keahlian dan pemeriksaan kesehatan.

Secara teknis yang membedakan dari tahun sebelumnya, calon siswa atau pendaftar harus membuat akun lebih dulu, baru kemudian masuk pendaftaran online. Syaiful juga menerangkan, nantinya pendaftaran online bisa secara mandiri atau datang ke sekolah yang menjadi tujuan pertama.

”Memang hari ketiga ini rata-rata di seluruh SMK tidak seramai hari pertama. Alur PPDB masing-masing SMK sudah memasang di papan pengumuman. Sehingga siswa bisa melihat alur untuk langkah-langkah pendaftaran,” terangnya.

Sementara itu, untuk PPDB SMA pembuatan akun di mulai Senin (24/6) hingga Sabtu (29/6). Dan, dibagi menjadi tiga jalur yakni jalur prestasi, perpindahan orang tua, dan zonasi. Panitia PPDB SMAN 1 Kudus Eko menjelaskan, ada syarat yang menggunakan kartu Indonesia Pintar (KIP), tapi khusus yang berusia 21 tahun ke atas.

”Kami sudah sosialisasi PPDB SMA melalui media cetak dan media sosial (medsos). Supaya masyarakat bisa mengetahui lebih awal dan mempersiapkan segala persyaratan yang diperlukan,” ungkapnya. 

(ks/san/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia