Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Blora Dibekali Urutan Ibadah Haji 

19 Juni 2019, 15: 56: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

TETAP SEMANGAT: Calon jamaah haji asal Blora tetap semangat mengikuti manasik meski harus duduk di kursi roda.

TETAP SEMANGAT: Calon jamaah haji asal Blora tetap semangat mengikuti manasik meski harus duduk di kursi roda. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Kegiatan manasik haji bagi calon jamaah haji Kabupaten Blora digelar di Pendapa Rumah Dinas Bupati Senin (17/6). Total, ada 459 calon jamaah haji dari Kota Sate yang akan berangkat tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora M Fatah menyatakan, tujuan penyelengaraan manasik haji untuk memberikan informasi tentang pelaksanaan ibadah haji. Sehingga, para calon jamaah haji paham akan urutan pelaksanaan ibadah haji.

”Manasik haji ini memberikan bekal kepada jamaah, sehingga nantinya mereka paham tata cara dan urutan ibadah haji,” terangnya.

Untuk pelaksanaan haji 2019 ini, jumlah calon jamaah haji yang akan berangkat sebanyak 465 orang. Rinciannya, jamaah pria 213 orang, jamaah putri 252 orang, mutasi keluar empat orang, lunas wafat dua orang dan petugas TPHD satu orang.

”Dari jumlah tersebut, yang akan berangkat sebanyak 459 orang. Untuk calon jamaah haji termuda atas nama Mohammad Agus Maulana Bin Kastuju dengan usia 20 tahun. Sedangkan jamaah tertua atas nama Rebi binti Suto Dimin dengan usia 83 tahun,” jelasnya.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, dia ikut merasakan betapa senangnya para calon jamaah haji yang sudah lama menunggu, sebentar lagi akan tiba waktunya berangkat menuju tanah suci.

”Pesan saya, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan manasik haji ini sampai selesai. Jangan sampai ada rasa keterpaksaaan, agar semuanya bahagia. Jenengan semua adalah calon tamu Allah,” ujar bupati.

Dalam manasik haji ini, pihaknya berharap agar kata-kata pembimbing dan ketua regu bisa didengarkan dan diterapkan dalam ibadah haji nantinya. Kepada para petugas pendamping haji, bupati meminta agar dengan sabar dan ikhlas dalam memberikan pembinaan dan pelatihan manasik kepada seluruh calon jamaah.

Muslim Ariyanto,65, calon haji dari Kecamatan Ngawen mengaku senang bisa segera berangkat ke Makkah. Meski sedang sakit dan harus menggunakan kursi roda, dirinya tetap semangat dan niat sepenuh hati untuk menunaikan ibadah haji.

”Sudah lama menunggu, saya sudah niat, dan ini saatnya tiba. Alhamdulillah, meski harus menggunakan kursi roda, tetap semangat. Semoga berjalan lancar mulai berangkat hingga balik nantinya,” kata Muslim.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia