Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Nahas, Bocah Lima Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Wisata

19 Juni 2019, 11: 03: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

Nahas, Bocah Lima Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Wisata

BLORA – Wisata Kampung Bluron di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota, memakan korban. Salah satu pengunjung tewas tenggelam di kolam renang tempat wisata tersebut. Korban bernama Alfian, 5, warga Dukuh Lemahbang, RT 2/RW 8, Desa Sumber Gilang, Kecamatan Lasem, Rembang.

Dewi Supatmi, salah satu saksi mata mengaku, musibah ini terjadi sekitar pukul 13.30. Saat itu, dirinya sedang mengawasi anaknya bermain air. Tiba-tiba ada pengunjung lain yang melihat benda di kolam. Setelah benda itu diangkat, ternyata seorang bocah tenggelam.

”Dikira gombal (baju) atau apa yang berada di bawah kolam. Ternyata seorang bocah,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus di lokasi kemarin.

Dia menjelaskan, usai diangkat dari dasar kolam, jenazah digendong pengunjung itu sambil berjalan dan berteriak mencari orang tuanya. ”Petugas berteriak ’ini anak siapa?’ Namun tidak ada yang menjawab. Setelah berjalan sekitar 200 meteran salah satu petugas Wisata Kampung Bluron menggantikan dirinya menggendong korban,” ungkapnya.

Dia berpesan, ke depan siapapun yang bermain ke tempat wisata agar orang tua lebih mengawasi anaknya. ”Ini mungkin karena kurang pengawasan,” tegasnya.

Sementara itu, Sujono, 42, salah satu pegawai Wisata Kampung Bluron mengaku, kedalaman kolam mencapai 120 cm. Korban datang ke lokasi bersama 10 orang. Ini dibuktikan dengan jumlah pesanan yang ada. Sebab, jumlah persisnya tidak ada yang tahu. ”Korban sempat diberi pertolongan pertama. Setelah muntah baru dibawa ke puskesmas terdekat menggunakan mobil Wisata Kampung Bluron,” terangnya.

Dia mengaku, belum tahu persis kondisi terkini. Sebab belum ada laporan balik. ”Tadi yang membawa ke puskesmas juga pegawai sini. Yaitu Pak Yanto dan Radiman. Bawa mobil kampung Bluron,” tambahnya.

Sayangnya, saat Jawa Pos Radar Kudus mencoba bertanya lebih dalam lagi, pemilik Wisata Kampung Bluron beranjak pergi. Begitu juga ketika mencoba wawancara dengan petugas lain, mereka menerima telepon dan segera menjauh dari awak media.

Sementara itu, Kapolsek Blora AKP Agus Budiyana mengimbau agar para orang tua selalu mengawasi dan mendampingi anak-anaknya dalam bermain. Lebih-lebih jika bermain di kolam renang.

Dia mengaku, peristiwa mengenaskan di Wisata Kampung Bluron Tempuran ini, terjadi sekitar pukul 13.30. Korban datang dari Kecamatan Lasem, Rembang, bersama sekitar 10 orang. Sampai lokasi sekitar pukul 14.00. Tak berselang lama terjadi musibah tersebut.

”Korban diketahui terapung di kolam belakang. Kemudian dibawa ke Pukesmas Medang. Hasil pemeriksaan dr Ika, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Selanjutnya korban diantar ke rumah duka,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Slamet Pamuji mengaku sudah berulang kali mengingatkan para pengunjung maupun pengelola untuk menjaga keselamatan. Khususnya pas musim ramai seperti ini. ”Sudah berulang kali saya ingatkan. Semoga tidak terulang kembali. Semoga keluarga diberi kesabaran atas musibah ini,” ucapnya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi, beberapa saksi masih dimintai keterangan pihak berwajib. Mulai dari saksi mata maupun penjaga kolam. Pasca kejadian, kondisi Wisata Kampung Bluron Tempuran tampak agak sepi.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia