Minggu, 17 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Dianggap Ilegal, Pemkab Carikan Solusi Perahu Wisata Logung

18 Juni 2019, 14: 33: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

LOGUNG: Pemkab akan mencarikan solusi wisata ilegal di bendungan Logung. Salah satunya akan memberikan pelatihan untuk warga.

LOGUNG: Pemkab akan mencarikan solusi wisata ilegal di bendungan Logung. Salah satunya akan memberikan pelatihan untuk warga. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

DAWE Pemerintah Kabupaten (pemkab) Kudus sigap dalam menyikapi munculnya wisata ilegal di bendungan Logung. ­­­­­Hari ini, diadakan rapat untuk membahas munculnya objek wisata tak berijin tersebut. Sebelumnya wisata perahu memang sudah dilarang. Tetapi, mereka tetap beroperasi bendungan yang ada di Desa Kandangmas, Dawe ini.

Meski dilarang, hingga saat ini, perahu wisata dan Logung jeep adventure masih beroperasi. Untuk itu Pemkab harus bertindak cepat agar tidak ada kecelakaan atau hal buruk lainnya menimpa warga. 

”Logung kan besok (hari ini,Red) kami rapat. Soal wisata, khususnya wisata ilegal yang nekat beroperasi. Sekaligus membahas juga persiapan musim kemarau,” ujar Bupati Kudus M Tamzil.

Tamzil juga akan membicarakan hal tersebut kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mencari solusi bersama. Ia menekankan, Logung merupakan pembahasan yang penting.

”Kalau memang oke, masyarakat siap ya akan kami didik. Tapi harapan saya ada kontribusi di desa,” imbuhnya.

Selain itu ia juga ingin mengetahui peraturan dari Balai Besar Wilayah Sungan (BBWS) terkait Bendungan Logung. ”Karena itu kewenangannya ada di BBWS,” katanya.

Bendungan Logung sendiri sudah memiliki dua objek wisata baru. Wisata Perahu dan Logung Jeep Adventure. Kedua objek itu belum memiliki izin. Selain itu, bendungan ini juga belum dibuka untuk umum. (vah)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia