Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Pemkab Kudus Akan Buat Trotoar Ramah bagi Penyandang Disabilitas

18 Juni 2019, 13: 34: 01 WIB | editor : Ali Mustofa

TROTOAR RAMAH DIFABEL: Pemkab Kudus berencana merehab trotoar jalan yang ramah bagi penyandang difabel pada 2020 mendatang.

TROTOAR RAMAH DIFABEL: Pemkab Kudus berencana merehab trotoar jalan yang ramah bagi penyandang difabel pada 2020 mendatang. (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Keresahan yang dialami oleh penyandang difabel atas tak ramahnya trotoar jalan, kini sudah menemui titik temu. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Kudus berencana melakukan rehabilitasi trotoar jalan pada 2020 mendatang. Nantinya pembangunan tersebut mengarah kepada trotoar yang ramah bagi penyandang difabel.

Selain membangun city walk yang berada di jalan Lingkar Utara, Bupati Kudus HM Tamzil juga berniat merehab ulang trotoar jalan yang ramah difabel. Pemkab Kudus berencana memfasilitasi penyandang difabel pada 2020 mendatang.

Tamzil mengatakan, pihaknya akan membangun fasilitas trotoar yang menunjang bagi penyandang difabel. Pihaknya akan menambahkan fasilitas penunjang seperti guiding bloks, yang merupakan keramik berwarna kuning berguna untuk memandu difabel saat berjalan.

”Kami akan sempurnakan agar difabel bisa memanfaatkan fasilitas trotoar nantinya,” ungkapnya.

Perencaanaan pembangunan tersebut disambut baik oleh Muhammad Arif seorang penyandang difabel. Menurutnya pembangunan tersebut merupakan trobosan yang bagus. Serta memberikan kemudahan bagi difabel memanfaatkan fasilitas umum.

Untuk fasilitas penunjang Arif mengharapkan Pemkab Kudus memenuhi sarana penunjang baik itu guiding blok. Ramp yang berfungsi sebagai fasilitas pengganti anak tangga. Yang bisa digunakan oleh para penderita difabel untuk naik ke tempat yang lebih tinggi. Serta Portal S yang berguna melindungi pemakai kursi roda. Bentuknya berupa huruf S yang diletakkan di ujung trotoar jalan.

”Saya menyambut positif rencana tersebut. Pasalnya itu bentuk dari perjuangan kami selama ini,” ungkapnya.

Sementara itu kondisi trotoar yang sudah memenuhi dan ramah bagi penyandang difabel berada di Jalan Mayor Basuno. Di sana terdapat guiding blok. Sementara trotoar di ruas jalan protokol tak memeliki fasilitas semacam itu. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia