Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Usai Lebaran, Pemohon Perpanjangan STNK di Samsat Melonjak

18 Juni 2019, 09: 20: 11 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTRE: Sejumlah warga antre untuk membayar pajak kendaraan bermotor penggantian STNK di kantor Samsat Grobogan kemarin.

ANTRE: Sejumlah warga antre untuk membayar pajak kendaraan bermotor penggantian STNK di kantor Samsat Grobogan kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI – Antrean padat terlihat di depan loket cek fisik dan mutasi BPKB Samsat Grobogan, Senin (17/6). Antrean tersebut imbas dari tingginya keinginan masyarakat yang hendak mengganti STNK.

Mereka terlihat menunggu giliran petugas cek fisik sebelum melakukan proses selanjutnya yakni penggantian plat nomor. Penggantian ini dikhususkan bagi STNK yang sudah masuk tahun kelima. Kepadatan masyarakat yang hendak melakukan perpanjangan STNK, penggantian STNK maupun balik nama, hingga mutasi daerah sudah menjadi aktivitas sehari-hari di kantor yang berlokasi di Jalan Diponegoro Purwodadi.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP I Putu Krisna melalui Kanit Regident Iptu Afandy mengungkapkan, kesibukan tersebut terus berjalan setiap harinya. Hal ini menandakan antusiasme masyarakat sangat tinggi akan pentingnya kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor.

”Antusiasme masyarakat sangat tinggi pada pascalebaran. Sebelumnya, kami menutup layanan dari 1-9 Juni 2019 karena libur bersama Idul Fitri,” kata Afandy.

Dikatakan,  mulai 10 Juni 2019 pihaknya kembali melayani masyarakat yang masa pajak STNK-nya jatuh tempo pada saat hari cuti bersama tersebut. Bagi yang kena jatuh tempo pada tanggal tersebut, tidak dikenakan denda. ”Kami buka layanan hingga pukul 17.00 dengan tambahan tenda di depan kantor,” terang dia.

Menurut pria asal Temanggung ini, STNK yang sudah melewati masa jatuh tempo sebelum dua bulan, dapat dibayarkan. Namun, pihaknya meminta masyarakat agar sering memerhatikan surat-suratnya.

Pembayaran pajak juga sudah dapat dilakukan secara online dengan e-commerce yang sudah bekerja sama dengan Samsat. Melalui aplikasi Sakpole yang dapat diunduh dari ponsel berbasis android tersebut, masyarakat bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui perbankan atau tempat pembayaran resmi yang ditunjuk.

“Bisa melakukan pembayaran secara online, tetapi masyarakat juga tetap diminta datang ke Samsat untuk pengesahan STNK,” tandasnya. 

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia