Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Features
Ahmadun Alfa Putra, Ketua SSJ Grobogan

Bagi Ratusan Nasi Tiap Hari, Buka Warung Gratis Tiap Pekan

17 Juni 2019, 14: 44: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

PEDULI: Ahmadun Alfa Putra Ketua SSJ Grobogan menyerahkan bantuan pembangunan gedung PAUD di Desa Wisosari, Kecamatan Wirosari beberapa waktu lalu.

PEDULI: Ahmadun Alfa Putra Ketua SSJ Grobogan menyerahkan bantuan pembangunan gedung PAUD di Desa Wisosari, Kecamatan Wirosari beberapa waktu lalu. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

SETIAP hari, Ahmadun Alfa Putra dan rekan-rekannya membagikan ratusan nasi kotak. Nasi itu dibagikan ke warga yang membutuhkan. Setiap Jumat, ada juga warung gratis. Warga kurang mampu boleh ambil makanan gratis. Warga yang mampu, boleh memberi makanan sukarela.

SIROJUL MUNIR, Grobogan

TOPI hitam bertuliskan NKRI Harga Mati selalu melekat di kepalanya. Dengan hati gembira dan riang, Ketua Santuan Sedekah Jariyah (SSJ) Grobogan Ahmadun Alfa Putra menyerahkan bantuan dari donator untuk pembangunan PAUD di Desa Wirosari, Kecamatan Wirosari. Bantuan yang diberikan berasal dari anggota donatur dari SSJ yang dikelolanya.

”Bantuan ini adalah amanat dari SSJ yang harus segera kami serahkan kepada yang membutuhkan,” kata Ahmadun Alfa Putra yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Klinik Indonesia (Asklindo) Kabupaten Grobogan.

Beridirinya yayasan SSJ ini berawal anggota komunitas Klinik pengobatan di Kabupaten Grobogan yang ingin warga tidak mampu, anak yatim piatu, masjid, musala dan pondok pesantren. Dari donatur, komunitas pemilik klinik ini mendirikan SSJ. Yaitu dengan menampung dana yang berasal dari donatur. Anggotanya tidak hanya pemilik klinik kesehatan, tetapi juga berbagai macam profesi. Bahkan, ada anggota yang dari Singapura, Malaysia, dan Australia.

”Kami memiliki program sedekah harian memberikan seratus nasi kotak setiap hari kepada warga tidak mampu, tukang becak, dan anak terlantar,” ujarnya.

Program harian itu, diberikan di tempat berbeda setiap hari. Sesuai dengan permintaan dan survei pengurus serta relawan di lapangan. Tak hanya sedekah harian, program setiap satu pekan sekali juga dilakukan. Yaitu dengan membuka warung gratis di dua lokasi. Tempatnya di pertigaan Kecamatan Gubug dan depan masjid besar Kecamatan Wirosari.

”Kami membuka warung gratis setiap hari Jumat. Siapa saja boleh mengambil dan siapa saja boleh memberikan di tempat warung gratis. Setelah selesai warung gratis,  kami juga berikan pelayanan pengobatan gratis. Sasarannya lansia dan duafa. Dan umum yg membutuhkan,” terang dia.

Bantuan sedekah dari para donatur tetap ini juga membuat kegiatan khitan massal dan pengobatan gratis, serta memberikan bekal keterampilan bagi istri takmir masjid atau tempat yayasan yatim piatu. Mereka diberi bekal sekaligus modal usaha untuk mandiri bisa berdagang dengan membuka warung. Salah satunya di Yayasan Yatim Piatu Darul Hadlonah Wirosari.

”Alhamdulilah selama berdiri hingga sekarang. Setiap hari ada saja orang yang memberikan sedekah titip lewat SSJ. Setiap pekan sekali tak kurang Rp 10 juta masuk ke rekening SSJ. Bahkan jika ada dana lebih dari anggota, secara spontanitas akan menyedekahkannya,” aku warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari. 

Penyaluran bantuan yang diberikan tidak hanya pada satu ras, agama dan kelompok. Namun, semua kelompok juga diberikan. Diantaranya para penyadang disabilitas, non muslim dan kelompok lainnya. (*)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia