Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Gali Potensi Unggulan, Disbudpar Bikin Paket Wisata

17 Juni 2019, 14: 20: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

DITATA: Wartawan Jawa Pos Radar Kudus sedang menikmati salah satu objek wisata di Desa Rahtawu beberapa waktu lalu.

DITATA: Wartawan Jawa Pos Radar Kudus sedang menikmati salah satu objek wisata di Desa Rahtawu beberapa waktu lalu. (NOOR SYAFAATUL UDHMA/RADAR KUDUS)

Share this      

DAWE – Dua dari delapan belas rintisan desa wisata menjadi pilot project dalam rencana penataan wisata di Kabupaten Kudus. Dua desa tersebut yakni Desa Dukuhwaringin dan Desa Rahtawu. Penataan wisata ini dilakukan untuk memunculkan potensi unggulan yang dimiliki desa tersebut. Potensi masing-masing, nantinya dikemas dalam paket wisata untuk memudahkan wisatawan untuk mengaksesnya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kasmudi melalui Kabid Pariwisata Sri Wahjuningsih mengatakan, dalam kegiatan ini, pihaknya mendatangkan tim ahli dari Semarang. Salah seorang akademisi yang juga pelaku pariwisata yang sudah ahli di bidangnya.

”Tim ahli tersebut yang mendampingi dua desa yang sudah kami pilih untuk melakukan penataan wisata yang disesuaikan dengan potensi yang dimiliki,” jelas perempuan yang akrab di sapa Ning itu.

Kegiatan pendampingan ini, dikatakannya, akan dilakukan dalam empat kali pertemuan. Meskipun belum diketahui hasilnya seperti apa. Namun Ning memberikan sedikit bocoran terkait action dari pilot project ini. ”Salah satunya adanya paket wisata,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mutiara Hijau Desa Dukuh Waringin Hasanudin menyambut baik kegiatan ini. Dalam pendampingan oleh tim ahli yang didatangkan oleh Disbudpar itu, pihaknya diberikan materi tentang mengelolaan pariwisata.

”Hasil akhirnya kami diarahkan untuk membuat paket wisata. Pertemuan kemarin belum tuntas, bulan ini mau ada pendampingan satu kali lagi. Baru nanti di-launching hasilnya,” paparnya.

Meskipun belum final, pihaknya mengaku sudah memiliki gambaran terkait paket wisata yang hendak ditawarkan kepada wisatawan. Bahkan tak hanya satu paket wisata yang bakal ditawarkan. Tiga paket wisata sudah siap dalam bayangannya.

”Pertama paket wisata air terjun kedung gender, kedua paket eduwisata ke kampung lebah, dan paket komplet yang memuat keduanya,” kata pria yang akrab disapa Udin ini.

Dia berharap, rencana ini bisa segera diwujudkan. Selain bisa memudahkan dalam hal promosi wisata, juga diharapkan bisa mengangkat ekonomi mikro masyarakat sekitar. 

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia