Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Politik

Hadapi Gugatan Pemilu, KPU Berikan Jawaban Tertulis Pekan Depan

15 Juni 2019, 13: 32: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

SIDANG PEMERIKSAAN: Bawaslu Grobogan menggelar sidang Adjukasi dugaan pelanggaran administrasi Pemilu yang dihadiri pelapor dan terlapor KPU Grobogan di gedung Bawaslu setempat kemarin.

SIDANG PEMERIKSAAN: Bawaslu Grobogan menggelar sidang Adjukasi dugaan pelanggaran administrasi Pemilu yang dihadiri pelapor dan terlapor KPU Grobogan di gedung Bawaslu setempat kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Sidang Adjukasi dugaan pelanggaran Pemilu 2019 di Kabupaten Grobogan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan dengan agenda pembacaan laporan dari pelapor. Bacaan tuntutan tersebut dibacakan oleh Lutfhil Khakim kuasa hukum dari Moh Tohirin sebagai pihak pelapor dalam sidang adjukasi di kantor Bawaslu Grobogan kemarin.

Sidang tersebut juga dihadiri terlapor KPU Grobogan. Mereka diwakili ketua KPU Grobogan Agung Sutopo dang tiga komisioner KPU Suwiknyo, Machrus, dan Joko Widodo.

Sementara sidang diketuai majelis pemeriksa Moh Syahirul Alim dan empat anggota majlis. Yaitu Fitria Nita Witanti, Agus Purnama, Moch. Shohibul Mujib Al Anshori dan Desi Ari Hartanta.

Dalam agenda sidang pemeriksaan tersebut, pelapor membacakan empat petitium atau tuntutan ini meminta Bawaslu menerima laporan aduan terlapor. Kemudian menyatakan kesalahan administrasi pada pemeriksaan kelengkapan kebenaran kondisi kesehatan dari caleg Bambang Guritno. Tuntutan selanjutnya menolak penetapan Bambang sebagai anggota DPRD Grobogan.

”Kami juga meminta KPU mengganti anggota Bambang Guritno sebagai anggota dewan terpilih karena tidak memenuhi syarat,” kata dia.

Usai membacakan tuntutan dari pelapor, ketua majelis pemeriksa Moh Syahirul Alim pihaknya menawarkan kepada terlapor KPU Grobogan sebagai penyelenggara Pemilu 2019.

”Apakah pelapor sudah siap jawaban,” tanya Syahirul Alim kepada komisioner KPU Grobogan.

Mendapatkan pertanyaan itu, Agung Sutopo, ketua KPU Grobogan meminta waktu untuk memberikan jawaban dari tuntutan pelapor. Yaitu dengan menyampaikan secara tertulis pada sidang berikutnya. ”Jawaban dari tuntutan pelapor kami sampaikan pada sidang selanjutnya. Kami akan jawab secara tertulis,” kata Agung Sutopo.

Setelah mendapatkan jawaban tersebut, Bawaslu Kabupaten Grobogan akan menggelar kembali sidang selanjutnya pada Senin, 17 Juni 2019. Agenda sidang akan mendengarkan jawaban dari terlapor KPU Grobogan atas tuntutan dari pelapor.

”Hasil sidang hari ini (kemarin, Red) baru penyampaian pembacaan tuntutan dari pelapor. Untuk agenda selanjutnya akan mendengarkan tanggapan dari KPU Grobogan,” tambah Moh Syahirul Alim ketua majelis pemeiksa Bawaslu Grobogan.

Dia menambahkan, sidang dugaan pelanggaran administrasi Pemilu Grobogan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan akan selesai dalam waktu 14 hari. Laporan dari pelapor masuk pada 31 Mei 2019. Namun, karena ada libur nasional tentang cuti hari raya Idul Fitri maka laporan baru diproses pada 10 Juni 2019.

”Sesuai dengan ketentuan maka sidang akan diselesaikan dalam waktu 14 hari. Meski pelapor dan terlapor tidak datang. Sidang akan jalan terus. Pembuktian siapa yang menang tergantung dari bukti di lapangan. Apakah KPU bisa memberikan bukti penyelenggaraan Pemilu apa dari pelapor punya bukti lainya,” terang dia. 

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia