Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Bikin Haru, Dua Polisi Ini Langsungkan Ijab Kabul di Rumah Sakit

15 Juni 2019, 13: 25: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

MENIKAH DI RUMAH SAKIT: Dua anggota Polres Grobogan melangsungkan ijab Kabul pernikahan di RSUD R Soedjati Purwodadi karena keduanya menjalani perawatan usai kecelakaan.

MENIKAH DI RUMAH SAKIT: Dua anggota Polres Grobogan melangsungkan ijab Kabul pernikahan di RSUD R Soedjati Purwodadi karena keduanya menjalani perawatan usai kecelakaan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

PURWODADI –  Pemandangan mengharukan tampak di ruang Rawat Inap Dahlia RSUD dr. Soedjati Purwodadi kemarin. Sepasang kekasih melangsungkan ijab kabul di ruang perawatan itu. Yaitu Briptu Wahyu Personel Polsek Penawangan dan Bripda Suci Personel Subbag Humas Polres Grobogan.

Sang perempuan tampak cantik berbalut kebaya pengantinnya yang bernuansa putih. Namun dia berbaring lemas di ranjang perawatan, dengan perban masih terpasang. Meskipun berkursi roda, sang lelaki tampil berjas hitam lengkap dengan peci, tampak mengelus kepala pengantin perempuannya dengan penuh kasih sayang.

Sementara penghulu beserta ayah pengantin perempuan menjadi saksi kedua anak manusia itu mengikat janji suci menuju mahligai rumah tangga. Mereka terpaksa menikah RSUD dr. Soedjati Purwodadi karena pada Selasa (11/6) keduanya berboncengan mengalami kecelakaan dengan truck pengangkut air di daerah Tegowanu. Akibat kecelakaan itu, Briptu Wahyu mengalami sobek di bagian paha sepanjang 15 cm dan Bripda Suci patah kaki dan bahu sebelah kanan.

”Saya terpaksa menikah di rumah sakit tepat tanggal 13 Juni 2019. Penghulunya didatangkan dari desa saya di Wolo Penawangan,” kata Wahyu.

Pasangan ini terpaksa melangsungkan akad nikah di rumah sakit, karena keduanya terluka cukup parah akibat musibah kecelakaan. Sebagai saksi pernikahan pasangan tersebut adalah Wakapolres Grobogan Kompol Dwi Hendro Pudiyanto dan Kapolsek Penawangan AKP Sapto. Para kerabat dan keluarga serta personel dari Polres dan Polsek Nampak hadir menyaksikan akad nikah pasangan tersebut.

”Alhamdulillah selama ijab kabul lancar dan kami bahagia sudah sah menjadi suami istri,” ujarnya.

Terkait dengan adanya bulan madu, kedua mempelai pengantin baru tersebut belum memikirkanya. Hal itu, karena masih pada proses penyembuhan luka akibat kecelakaan. Mereka merasa bersyukur masih selamat dan bisa melaksanakan jadwal pernikahan yang telah dijadwalkan. Syukuran yang dilakukan masih menunggu pulang dari rumah sakit. 

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia