Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

PN Pati Vonis Terdakwa Kasus Narkoba Delapan Tahun Penjara

15 Juni 2019, 13: 15: 44 WIB | editor : Ali Mustofa

DIVONIS BERSALAH: Terdakwa kasus narkoba telanjang di Trangkil divonis 8 tahun penjara pada sidang di PN kemarin. 

DIVONIS BERSALAH: Terdakwa kasus narkoba telanjang di Trangkil divonis 8 tahun penjara pada sidang di PN kemarin.  (DOK PN PATI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA - Pengadilan Negeri (PN) Pati akhirnya menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada dua terdakwa Marso dan Marhatan warga Madura atas kasus narkoba telanjang di Trangkil. Vonis itu dibacakan majelis hakim yang diketuai Agung Iriawan didampingi hakim anggota Bertha Arry Wahyuni dan Niken Rochayati di PN Pati kemarin.

Vonis tersebut sama dengan tuntutan JPU Agung Prabowo, Eko Yulianto, dan Indah Kurnianingsih yang sepakat telah menuntut kedua terdakwa dengan kurungan delapan tahun penjara. Sebelumnya, proses tuntutan itu sempat alot karena JPU menunda sidang sebanyak empat kali. 

Agung menjelaskan, hakim telah memutus 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan penjara kepada kedua terdakwa. Karena terdakwa terbukti melanggar melanggar UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. 

“Hukuman itu diputuskan setelah melewati 13 kali persidangan dan mendatangkan beberapa saksi dan ahli. Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotika golongan I bagi diri sendiri dan turut serta mempertontonkan diri di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan,” ungkap Agung kemarin.

Menurutnya, vonis itu diputuskan karena perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemberantasan Narkotika. Perbuatan Terdakwa bertentangan dengan norma kesopanan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, dan meresahkan masyarakat.

“Sedangkan hal yang meringankan yakni terdakwa bersikap sopan di persidangan dan belum pernah di hukum. Atas putusan vonis itu, JPU juga menyatakan menerima sehingga putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht),” jelasnya.

Seperti yang diketahui, kedua terdakwa sempat menghebohkan warga Pati pada 19 Desember 2018 lalu karena telanjang di dalam mobil dan viral di depan Pasar Trangkil. Mulanya mereka disebut sebagai gay. Namun polisi telah memeriksa keduanya dan sakau akibat barang terlarang yang dikonsumsi berlebihan.

Tersangka membeli narkoba sekitar 6 gram seharga Rp 4,5 juta dari seorang di Sampang. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sisa sabu yang tercecer di dalam mobil sebanyak 0,54 gram.

Keduanya kali pertama menggunakan sabu dan dikonsumsi di sepanjang perjalanan. Sampai di Pati hilang kendali dan mengemudi hingga jalan Pati-Tayu turut depan Pasar Trangkil. Hingga akhirnya keduanya telanjang dan tak sadarkan diri dan diamankan oleh pihak berwajib. 

(ks/him/put/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia