Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Sektor Pertanian dan Perikanan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Pati

15 Juni 2019, 13: 06: 51 WIB | editor : Ali Mustofa

JADI ANDALAN: Salah satu produk olahan dari Kabupaten Pati yang juga berasal dari sektor perikanan.

JADI ANDALAN: Salah satu produk olahan dari Kabupaten Pati yang juga berasal dari sektor perikanan. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

JUWANA – Sektor mina tani masih menjadi sektor andalan perekonomian dari Kabupaten Pati. Pertumbuhan ekonomi bahkan tercatat positif karena didongkrak sektor yang meliputi pertanian, perikanan, kehutanan, hingga industri pengolahan tersebut.

Pertumbuhan ekonomi tersebut, diukur dari pertumbuhan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Tercatat pada sektor tersebut selama kurun 5 tahun terakhir terjadi fluktuasi positif dengan kisaran 4,64 persen hingga 6,01 persen.

”Sektor yang memberikan kontribusi pembentukan PDRB itu adalah sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan sebesar 25,57 persen. Sedangkan di sektor industri pengolahan sebesar 26,70 persen. Sektor-sektor itu memberikan peranan penting dalam rangka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pati,” terang Bupati Haryanto baru-baru ini.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Sunandar menyebut pergeseran pertumbuhan ekonomi tersebut masih perlu dilakukan optimalisasi lagi. Mengingat, pertumbuhan itu hanya berbeda sedikit dengan capaian pada tahun 2017, yang berada di kisaran 4,64 persen hingga 5,97 persen saja.

”Jika dilihat, sektor-sektor tersebut memang memegang peranan penting dalam perekonomian di Kabupaten Pati. Dibuktikan dengan sumbangsih pertumbuhan ekonomi itu. Namun sektor itu seharusnya bisa lebih ditingkatkan lagi. Agar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pati juga bisa lebih maksimal lagi,” terangnya.

Fraksi Partai Demokrat, lanjut Sunandar, berharap kepada OPD-OPD yang menangani sektor-sektor tersebut agar terus berbenah, dan meningkatkan kinerjanya untuk lebih mendongkrak sektor-sektor andalan yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bumi Mina Tani tersebut. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia