Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Korban Lakalantas di Pati Selama Operasi Ketupat 2019 Meningkat

14 Juni 2019, 15: 39: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

Korban Lakalantas di Pati Selama Operasi Ketupat 2019 Meningkat

KOTA – Pada operasi ketupat pada 2019 ini, angka kecelakaan tercatat mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Total pada masa operasi ketupat tahun ini terjadi sembilan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Hal itu diungkapkan Kapolres Pati AKBP Jon Wesly melalui Kasatlantas AKP Cristian Lolowang. Pihaknya membenarkan terjadinya peningkatan jumlah kecelakaan di wilayah hukumnya pada masa operasi ketupat.

Di tahun 2018, kata AKP Cristian Lolowang, tercatat angka kecelakaan hanya terjadi dua peristiwa. ”Tidak menimbulkan korban meninggal dunia. Hanya korban luka-luka. Namun di tahun ini ada sembilan kejadian dengan dua korban meninggal dunia,” ketanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Namun, di sisi lain terjadi penurunan kecelakaan di jalur pantura yang menjadi jalur mudik. ”Kalau boleh dibilang sejatinya terjadi penurunan. Kalau 2018 yang difokuskan di jalur pemudik. Kejadian yang dilaporkan di jalur itu saja. Hanya ada dua kecelakaan. Sementara di tahun ini untuk di jalur pantura nihil. Peristiwa kecelakaan terjadi di jalur-jalur penghubung antar kecamatan atau jalan kabupaten. Termasuk yang meninggal itu,” terangnya.

Ditambah lagi, untuk tahun ini kejadian-kejadian kecelakaan tunggal juga dilaporkan. Hal itu sebagai syarat untuk pencairan BPJS. Sementara itu, untuk pantauan arus lalu lintas di jalur pantura, volume kendaraan tak seramai musim lebaran tahun 2018 lalu.

”Di masa mudik malah terjadi penurunan. Sedangkan arus mulai ramai saat masa balik. Kemungkinan dipicu para pemudik mencoba jalur-jalur lain yang sudah disiapkan pemerintah. Termasuk jalur tol baru. Nah baliknya baru menggunakan jalur pantura,” jelas pria asal Manado ini. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia