Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Begini Tanggakan Bupati Soal Wisata Logung Jeep Adventure Tak Berizin

13 Juni 2019, 13: 02: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

WISATA BARU: Logung Jeep adventure, wisata baru di logung yang juga belum memiliki izin setelah perahu wisata.

WISATA BARU: Logung Jeep adventure, wisata baru di logung yang juga belum memiliki izin setelah perahu wisata. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

DAWE Setelah muncul perahu wisata ilegal di bendungan Logung, baru-baru ada wisata Logung Jeep Adventure. Kedua objek itu belum memiliki izin. Selain itu, bendungan ini juga belum dibuka untuk umum. Bupati Kudus Muhammad Tamzil berharap Pemkab Kudus segera mengambil langkah. Pihaknya juga akan segera merapatkan perihal ini lebih lanjut.

Sebelumnya, objek perahu wisata sendiri juga sudah dilarang. Selain belum memiliki izin, kegiatan berkeliling bendungan dengan kedalaman sekitar 80 meter ini juga dinilai berbahaya. Meski demikian, wisata ini masih berlanjut.

Menanggapi hal ini Bupati Kudus Muhammad Tamzil sepertinya mengambil sisi positif. Dia menilai masyarakat Kudus kreatif karena cepat melihat peluang. Tetapi pihaknya tetap menekankan akan menindaklanjuti wisata-wisata baru ini.

”Masyarakat Kudus itu kan kreatif. Cepat dan pandai mencari peluang. Kami harus segera menyesuaikan,” katanya.

Tamzil juga berharap agar Pemkan segera mengambil langkah untuk menindak lanjuti perihal ini.

Wisata perahu sendiri menawarkan berkeliling bendungan logung. Biaya sewa per perahu dipatukl Rp 30 ribu. Jadi, jika perahu diisi tiga orang, masing-masing cukup membayar Rp 10 ribu. Di masing-masing perahu juga diberi pelampung. Selain itu, beberpa waktu lalu di area bendungan yang dilintasi wisata perahu diberi pembatas agar perahu tidak melewati. Karena kedalaman bisa mencapai sekitar puluhan meter.

Semantara itu, wisata logung jeep adventure baru beroperasi semenjak lebaran hari ke-2 kemarin.

Budi Sutrisno, inisiator wahana ini mengatakan pihaknya memang belum melakukan prosedur perizinan terkait pembukaan wisata. Dia baru uji coba. Ingin  melihat respon masyarakat terlebih dahulu.

”Kami ingin melihat respon masyarakat dulu. Nanti kalau memang baik, kami ikuti prosedur-prosedur izinnya,” katanya. (vah)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia