Senin, 17 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Features
Kepedulian PT Semen Gresik Bagi Pemudik (2)

Ongkos Mudik Jadi Murah, Dinikmati Warga dari Berbagai Kota

11 Juni 2019, 14: 36: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

TERTIB: Rombongan mudik gratis dari PT Semen Gresik mengantre di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang belum lama ini.

TERTIB: Rombongan mudik gratis dari PT Semen Gresik mengantre di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang belum lama ini. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Program Balik Lebaran Gratis PT Semen Gresik diminati warga Jawa Tengah. Mereka tak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Rembang, tetapi juga kabupaten/kota lain. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Mudik Bareng BUMN 2019 ini menjadi wujud nyata kepedulian Semen Gresik untuk terus berbagi kemanfaatan untuk masyarakat luas.

ALI MAHMUDI, Rembang

SUNGARWININGSIH, 54, terlihat semringah karena hampir sepekan ini bisa berlebaran dan bersilaturahmi dengan keluarga besarnya yang ada di Kelurahan Magersari, Rembang. Namun yang lebih membuat janda berusia setengah abad lebih ini kian ceria karena pada Minggu (16/6) petang. Ia bisa kembali ke Kumai, Kalimantan Tengah dengan gratis.

(SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Sungarwiningsih merupakan salah satu dari ratusan warga yang ikut Progam Balik Lebaran Gratis PT Semen Gresik 2019. Selain Kumai, lokasi tujuan lain Progam Balik Lebaran Gratis ini adalah Sampit. Kedua daerah itu berada di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Senang sekali karena benar-benar gratis. Lumayan bisa berhemat hingga ratusan ribu rupiah,” kata Sungarwiningsih, Senin (10/6/2019).

Selama 20 tahun terakhir, Sungarwiningsih tinggal di Kumai. Di tempat perantauan, ia hanya tinggal dengan seorang anaknya. Sebab suaminya sudah lama meninggal dunia. Sehari-hari Sungarwiningsih berjualan di Pasar Kumai. Meskipun hasilnya tak pasti, namun hasil jualan itu menjadi penopang utama hidup keluarga Sungarwiningsih.

Lebaran tahun ini, Sungarwiningsih pulang ke Rembang seorang diri. Anaknya tak ikut pulang kampung karena persoalan biaya. Tiket kapal mencapai ratusan ribu, tergantung kelas. Itu belum termasuk berbagai biaya lain yang harus dikeluarkan selama proses mudik dan balik Lebaran.

“Karena biayanya mahal maka anak saya terpaksa lebaran di Kumai. Sebab kalau PP biayanya bisa jutaan rupiah untuk berdua. Tiket balik saja harganya berkisar antara Rp 350 ribu-Rp 500 ribu per orang. Makanya saya bersyukur sekali ada Progam Balik Lebaran gratis PT Semen Gresik,” ujarnya.

Menurut Sungarwiningsih, Progam Balik Lebaran Gratis PT Semen Gresik benar-benar membantu. Selain menghemat pengeluaran, persyaratan yang ditentukan juga sangat mudah. Calon peserta hanya perlu setor KTP dan KK. Setelah itu, ia tinggal menunggu waktu pemberangkatan yang telah ditentukan.

“Kalau sejak awal tahu ada progam seperti ini, anak saya yang di Kumai saya ajak balik kampung juga. Nanti kalau sudah di Kumai kenalan saya baik dari Rembang, Pati, Demak atau daerah lain akan saya kabari kalau ada Progam Balik Lebaran Gratis,” sesalnya.

Progam Balik Lebaran Gratis diadakan PT Semen Gresik tiap tahun. Untuk tahun ini, kuota yang disediakan perusahaan persemenan terkemuka ini sebanyak 520 kursi. Sebanyak 200 kursi dikhususkan untuk warga Rembang dan sekitarnya. Sedang 320 kursi sisanya urusan pendaftaran diserahkan kepada PT Pelni. Tujuannya agar warga dari kabupaten/kota lain di Jateng juga bisa menikmati Progam Balik Lebaran Gratis PT Semen Gresik. Hingga kemarin sudah sebanyak 126 pendaftar untuk rute Semarang-Sampit. Sementara, Semarang-Kumai ada 86 pendaftar, proses pendaftaran yang ditangani PT Pelni ditutup Minggu (16/6) atau jika kuota sudah terpenuhi.

Ratusan peserta Progam Balik Lebaran Gratis ini diberangkatkan dengan kapal laut milik PT Pelni dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Minggu (16/6). Untuk tujuan Sampit berangkat pukul 08.00 WIB. Sedang tujuan Kumai bertolak dari pelabuhan terbesar di Jateng itu pukul 17.00 WIB.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan Program Balik Lebaran Gratis merupakan salah satu komitmen nyata Semen Gresik yang tidak hanya mengejar keuntungan semata. Namun juga ingin terus berkontribusi positif dalam berbagai aktivitas masyarakat.

Spirit BUMN Hadir Untuk Negeri, kata Gatot juga diwujudkan lewat kegiatan ini. Sebab lewat Progam Balik Lebaran Gratis, perusahaan milik negara benar-benar hadir untuk membantu masyarakat yang sedang merayakan lebaran bersama keluarganya.

“Aktivitas mudik dan balik lebaran merupakan tradisi yang baik karena menjadi wadah silaturahmi antar sesama. Lewat progam ini kami hadir ikut meringankan saudara-saudara kita yang ingin kembali ke perantauan setelah berlebaran di kampung halaman. Karena biaya yang harus dikeluarkan untuk transportasi termasuk cukup besar,” tandas Gatot. (*)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia