Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Ditinggal Salat Subuh, Rumah Milik Warga Guyangan Terbakar

10 Juni 2019, 15: 18: 03 WIB | editor : Ali Mustofa

DIPADAMKAN: Petugas memadamkan kebakaran di rumah warga RT 1/RW VI, Desa Guyangan, Kecamatan, Bangsri, kemarin.

DIPADAMKAN: Petugas memadamkan kebakaran di rumah warga RT 1/RW VI, Desa Guyangan, Kecamatan, Bangsri, kemarin. (Damkar Jepara For Radar Kudus)

Share this      

KOTA - Kebakaran kembali terjadi di Jepara. Kali ini menimpa rumah milik Abdul Manaf, warga RT 1/RW 6, Desa Guyangan, Bangsri, kemarin. Saat pemilik pergi salat subuh, rumahnya dilalap si jago merah.

Musibah kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, pemilik rumah sedang melaksanakan salat subuh di musala tak jauh dari rumahnya.

Kasi Penanggulangan Kebakaran pada Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara, Surana mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting listrik. Berdasarkan informasi di lapangan, korsleting kabel listrik bermula dari belakang rumah. Api menyambar busa jok lalu merembet membakar rumah tersebut. Khususnya kamar rumah bagian belakang dan dapur.

Mengetahui rumahnya terbakar, pemilik bersama warga lainnya kemudian berusaha memadamkan api. Mereka juga berupaya menyelamatkan barang-barang di titik kebakaran.

Surana melanjutkan, pihaknya menerjunkan dua unit pemadam kebakaran untuk membantu pemadaman rumah warga tersebut. Api bisa dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas datang.

Dia melanjutkan, tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun kerugian materi mencapai kurang lebih Rp 20 juta. "Beruntung segera tertangani sehingga api tidak sampai membakar bagian rumah lainnya," ungkapnya.

Mengingat musibah kebakaran masih sering terjadi di Kota Ukir, Surana mengimbau masyarakat lebih waspada. "Lebih berhati-hati, terutama terkait kabel-kabel listrik yang sudah lama dan mengelupas. Perlu diamankan agar tidak terjadi korsleting," imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia