Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Dewan Segera Sahkan Perda Disabilitas di Kabupaten Blora

28 Mei 2019, 16: 38: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

AUDIENSI: Ketua DPRD Blora Bambang Susilo beserta anggota DPRD Blora, Perwakilan anggota DBM, kepala sekolah SLB se-Kabupaten Blora dan sejumlah OPD terkait saat audiensi kemarin.

AUDIENSI: Ketua DPRD Blora Bambang Susilo beserta anggota DPRD Blora, Perwakilan anggota DBM, kepala sekolah SLB se-Kabupaten Blora dan sejumlah OPD terkait saat audiensi kemarin. (istimewa)

Share this      

KOTA – Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) menggeruduk Gedung DPRD kemarin. Tujuannya menuntut terwujudnya perda disabilitas di Kabupaten Blora. Hadir dalam acara itu, ketua DPRD Blora, Bambang Susilo beserta anggota DPRD Blora, Perwakilan anggota DBM, kepala sekolah SLB se-Kabupaten Blora dan sejumlah OPD terkait.

Ketua DPRD Blora, Bambang Susilo memastikan jika Ranperda ini akan disahkan sebelum ada pergantian anggota dewan baru. Yakni akhir bulan Juli. "Pasti, kita janji ini (Perda) akan kita sahkan bulan Juli nanti. Jadi ini mumpung masih ada waktu satu bulan, saya minta temen-temen DBM untuk mengkomunikasikan kembali isi di dalam Raperda itu," ungkapnya.

Bambang menjelaskan, lamanya proses pembahasan Ranperda ini karena perlu melibatkan seluruh OPD yang ada. Dia tidak ingin Perda ini nantinya justru akan memberatkan Pemkab yang mewajibkan memenuhi segala kebutuhan difabel.

"Kenapa ini lama, karena kan dulu hanya melibatkan 3 OPD, nah sekarang kita akan melibatkan semua OPD yang ada. Supaya lebih komplek, entah nanti pemkab bisa menjalankan perda ini apa tidak, saya yakin itu bisa berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DBM Abdul Ghofur mengaku pertemuan advokasi kepada DPRD ini untuk mendorong terwujudnya perda disabilitas di Kabupaten Blora. Menurutnya, Perda Disabilitas sudah 3 tahun dilakukan pembahasan oleh Pemkab dan DPRD. Namun hingga kini belum jelas kepastian Raperda itu disahkan menjadi Perda. Untuk itu dia meminta kepada DPRD agar perda itu bisa disahkan pada akhir bulan Juli tahun ini.

"Ini kalau gak disahkan bulan Juli akan jadi sia-sia. Karena Bulan Agustus sudah anggota dewan baru. Pasti akan beda lagi ceritanya. Jadi saya harap akhir Juli perda ini sudah disahkan," ucap Ghofur.

Ghofur meminta keseriusan ketua DPRD Blora beserta anggotanya untuk mengawal perda ini sampai selesai. "Kalau ini hanya janji, kita siap gelar aksi di gedung dewan. Kita akan menginap di gedung ini. Sampai benar-benar perda ini disahkan," tegasnya. 

(ks/sub/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia