Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Usai Safari Ramadan, Mobil Wabup Rembang Terlibat Tabrakan Karambol

25 Mei 2019, 14: 11: 04 WIB | editor : Ali Mustofa

RINGSEK: Kondisi salah satu mobil rombongan bupati Rembang usai terlibat laka karambol kemarin malam.

RINGSEK: Kondisi salah satu mobil rombongan bupati Rembang usai terlibat laka karambol kemarin malam. (WABUP REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Lima mobil pelat merah rombongan bupati Rembang terlibat kecelakaan karambol kemain malam. Kecelakaan ini terjadi di antara Desa Pendok dan Desa Manggar, Kecamatan Sluke, Rembang, usai rombongan pulang dari safari Ramadan di Desa Kendalangung, Kragan.

Lima mobil tersebut, ditumpangi wakil bupati Rembang, wakil kepala Pengadilan Agama (PA), asisten III setda Rembang, kepala Dinpermades, dan kepala Bagian Kesra Rembang. Beruntung tidak ada korban. Namun semua kendaraan mengalami kerusakan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus rombongan pulang dikawal menggunakan mobil voorijder (pengawal) Satlantas Polres Rembang sekitar pukul 20.30. Dibelakangnya ada mobil Innova yang ditumpangi bupati Rembang Abdul Hafidz.

Setelah itu, disusul mobil Fortuner yang ditumpangi Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto. Lalu mobil Wakil Kepala PA Rembang Mahzumi, Asisten III Noor Efendi, dan mobil patwal Satpol PP Rembang.

Di belakangnya, ada mobil Kepala Dinpermades Sulistiyono dan Kepala Bagian Kesra Sidi Teguh Wibowo. Lalu rombongan Humas Setda Rembang dan PMI.

Danang, sopir dinas Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto menyampaikan, saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP) di antara Desa Pendok dan Desa Manggar, Kecamatan Sluke, kondisinya menikung dan ada truk menyalip dari arah berlawanan. Posisi mobil rombongan saling beriringan. Truk tersebut nyalip dan sudah melewati garis marka pembatas tengah jalan.

Mobil bupati sudah melewati truk itu. Jadi, terhindar dari kecelakaan. ”Begitu kami (mobil wabup, Red) menyalip ternyata ada truk tronton yang juga sedang nyalip. Truk itu sudah melewati marka dan terlalu dekat dengan mobil saya. Saya otomatis mengerem. Sayangnya, kendaraan yang ditumpai PA kurang respon dan menghantam kendaraan di depannya, mobil wabup,” ungkapnya kemarin.

Dengan begitu, mobil wakil kepala PA nyeruduk mobil wabup, mobil asisten III Setda Rembang menabrak mobil wakil kepala PA, mobil Dinpermades menghantam mobil asisten III Setda Rembang, dan mobil Bagian Kesra menabrak mobil Dinpermades. Sementara mobil yang ada di belakangnya berhasil menghindar, sehingga tak ikut menabrak di depannya, meliputi mobil Satpol PP, humas, dan PMI.

”Prinsip saya jangan sampai kena mobil Pak Bupati. Posisi saya sudah mepet truk. Saya juga sempat menyenggol mobil di depan (patwal, Red),” terangnya.

Kendaraan yang ditumpangi bupati tidak mengalami kerusakan. Sedangkan, mobil yang mengangkut wabup mengalami kerusakan di bagian belakang. Bamper pecah hingga mengenai ban akibat kerasnya benturan.

Begitu juga mobil yang ditumpangi kepala PA. Bahkan ini yang paling parah mengalami kerusakan sebab bagian depan dan belakang ringsek. Mobil ini juga sempat pecah ban belakang, usai tertabrak mobil Asisten III Sekda dan Kesra Rembang. Beruntung semua yang di dalam mobil tidak ada yang terluka.

Sementara itu, Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto mengaku, saat kejadian dia baru saja melakukan perjalanan pulang usai Safari Ramadan. Kegiatannya buka puasa, salat Magrib, salat Isya, dan Tarawih.

”Saya sendiri setengah tidur (saat kejadian). Posisi jalanan memang berbelok dan ada truk tidak mau mengalah hingga akhirnya menyalip sampai di tengah jalan. Walaupun sopir sudah ngasih tanda membunyikan sirine. Akhirnya mobil saya ”dihajar” empat mobil dari belakang,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus kemarin.

Wabup mengaku, pascamobil dihantam dia langsung bangun dan istigfar. Dia bersyukur semua selamat. Tidak ada korban jiwa ataupun luka. Namun secara pribadi dia merasa trauma. Terlebih dia punya pengalaman, saat H-1 Lebaran ibu dan kakaknya ditabrak truk yang baru belajar nyetir. Akhirnya masuk rumah sakit dan dirawat tiga bulan karena patah kaki.

Terpisah, Kasatlantas Polres Rembang AKP Roy Irawan menyebut, personel langsung menuju lokasi setelah kejadian. ”Tak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tabrakan beruntun ini. Hanya kerugian material. Ada mobil yang rusak bagian depan dan bagian belakang,” imbuhnya.

Sementara truk yang menyalip itu, sudah diamankan di halaman Mapolres Rembang. Setelah sempat melaju sampai Kecamatan Kragan. 

(ks/lin/noe/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia