Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

BPBD Jateng Tinjau Dampak Gempa di Mayong

25 Mei 2019, 12: 58: 20 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI BANTUAN: Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah Sudaryanto meninjau langsung dampak gempa di Desa Pule Kecamatan Mayong.

BERI BANTUAN: Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah Sudaryanto meninjau langsung dampak gempa di Desa Pule Kecamatan Mayong. (BPBD JEPARA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Gempa yang terjadi di Jepara Rabu (22/5) mendapat perhatian khusus dari BPBD Provinsi Jawa Tengah. Usai terjadi gempa, Kepala Pelaksana Harian (Plh) BPBD Provinsi Jawa Tengah Sudaryanto meninjau langsung dampak gempa di Desa Pule, Kecamatan Mayong.

Dalam peninjauan itu, pemerintah desa dan Kecamatan Mayong turut mendampingi. Salah satu yang didatangi yakni rumah milik Sumirah, 60, di RT 2 RW 2, Desa Pule. Rumah tua dengan genteng berbentuk limas itu mengalami kerusakan pada bagian genteng. Kerusakan rumah tersebut menjadi yang terparah dibandingkan dengan bangunan lainnya yang juga terdampak.

Selain melakukan peninjauan langsung, Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan bantuan pada Sumirah. Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdianto melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PBBPBD Jepara, Dedi Irawan. ”Ke lokasi melihat kondisi dan menyampaikan bantuan,” katanya.

Mengenai kondisi saat ini, Dedi menyatakan, cukup aman. ”Tidak ada informasi gempa susulan atau yang lainnya,” jelasnya.

Gempa berkekuatan 4,2 RS tersebut terjadi pukul 11.22.22 WIB di Jepara itu merupakan gempa kesekian yang terjadi dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir. Gempa yang berpusat di Desa Pule, Kecamatan Mayong itu menyebabkan beberapa bangunan yang terdampak.

Total ada lima bangunan terdampak. Mulai empat rumah dan satu mushola. Selain rumah milik Sumirah, rumah lain yang juga terdampak gempa yakni rumah milik Ahmad Rifai di RT 2 RW 2 Dukuh Tengger Desa Pule, rumah milik Samrotul Huda di RT 2 RW 1 Dukuh Krajan Desa Pule, rumah milik Abdul Kalim di RT 3 RW 1 Dukuh Krajan Desa Pule dan satu mushola di di RT 2 RW 1 Dukuh Krajan Desa Pule.

Sebelumnya pada 2015 lalu, wilayah Jepara juga diguncang gempa berkekuatan 5.0 SR yang berpusat di 6.39 Lintang Selatan -110.91 Bujur Timur, atau berjarak 26 kilometer Timur Laut Jepara. Gempa berada di kedalaman 14 kilometer itu tidak menimbulkan potensi tsunami.

(ks/emy/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia