Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Jepara

Tahun Ini, Candi Angin Resmi Dikelola Pemkab Jepara

25 Mei 2019, 12: 52: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

RUSAK: Kondisi Candi Angin yang berada di Desa Tempur, Kecamatan Keling Jepara.

RUSAK: Kondisi Candi Angin yang berada di Desa Tempur, Kecamatan Keling Jepara. (Disparbud Jepara For Radar Kudus)

Share this      

KOTA – Keinginan pemerintah kabupaten (Pemkab) Jepara untuk memaksimalkan potensi wisata darat mendapat angin segar. Salah satu potensi wisatanya yakni Candi Angin saat ini resmi diserahkan pada Pemkab Jepara pengelolaannya.

Sebelumnya Candi Angin yang berada di Desa Tempur Kecamatan Keling tersebut dikelola oleh Balai Penelitian dan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah. Namun saat ini, sudah dialihkan pada Pemkab Jepara selaku pemilik wilayah yang menaungi candi tersebut.

Hal ini disampaikan Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi kemarin. Andi mengatakan, jauh sebelum ada penyerahan tanggung jawab tersebut pihaknya sudah berkeinginan untuk mengelola secara mandiri. Sebab pihaknya melihat, potensi Candi Angin sangat luar biasa.

Terlebih candi tersebut berada di Desa Tempur yang dikenal memiliki pemandangan alam yang menawan. ”Jadi di Desa Tempur itu tidak hanya keindahan alamnya saja yang menarik perhatian, ada tangan-tangan luar biasa yang bisa kita lihat dari keberadaan Candi Angin di sana,” katanya. 

Dengan adanya pengalihan itu, Andi menyatakan, saat ini Pemkab Jepara bisa melakukan berbagai hal. Mulai perawatan hingga pengembangannya. ”Penataan infrastruktur di sana juga bisa kita lakukan,” tuturnya.

Andi menyampaikan, dengan begitu pihaknya berharap bisa lebih memaksimalkan potensi wisata alam sekaligus sejarah di Desa Tempur. ”Supaya semakin baik ke depannya,” urainya.

Selama ini Pemkab Jepara memang lebih banyak melakukan penataan wisata laut. Hal ini tidak terlepas dari potensi utama Jepara sebagai wilayah pesisir. Meski begitu, Andi menyatakan, pengembangan wisata darat juga akan dilakukan. ”Kita ada skala prioritas, wisata darat tentunya juga akan kita kembangkan,” imbuhnya.

(ks/emy/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia