Rabu, 26 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Sidak, Petugas Gabungan Temukan Jukir Ilegal dan Kedaluwarsa

25 Mei 2019, 10: 06: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

SIDAK: Petugas gabungan melakukan sidak petugas parkir di sekitar kota Purwodadi.

SIDAK: Petugas gabungan melakukan sidak petugas parkir di sekitar kota Purwodadi. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Petugas gabungan yang terdiri dari Dishub, Satpol PP, Polres, hingga Kodim melakukan sidak juru parkir yang berada di Jalan A Yani dan Pierre Tendean. Petugas menemukan beberapa juru parkir yang tak melakukan perpanjangan tugas.

Kasi Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan Happi Nugraha Suspantara meminta pengelola parkir tidak menarik biaya parkir di luar aturan yang sudah ada. Sebab, sudah ada diperaturan daerah (perda) yang mengatur nominal yang seharusnya. Permintaan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan teguran ke juru parkir.

Hal itu tertera dalam Perda Nomor 2 Tahun 2012 pasal 57. Dimana pemungutan parkir untuk kendaraan roda dua senilai Rp 1 ribu. Serta kendaraan roda empat berpenumpang Rp 2 ribu.

”Kami banyak menemukan keluhan jika tarif parkir tak sesuai dengan perda. Kami memberi teguran ke petugas parkir di sepanjang kota. Jika masih melakukan hal serupa, maka akan mendapatkan sanksi,” tegasnya.

Tak hanya itu, selama menyisir juru parkir ada dua juru parkir yang tidak memiliki surat tugas. Bahkan, ada yang surat tugasnya tidak diperpanjang. Seharusnya mereka melakukan perpanjangan setahun sekali.

”Kami kerap mengumpulkan mereka melakukan sosialisasi. Ada 283 juru parkir yang tersebar di Kabupaten Grobogan. Terlebih saat jelang Lebaran ini. Kami tetap tegaskan mereka menarik tarif parkir sesuai aturan. Selama ini ada yang menarik Rp 2 ribu untuk roda dua. Masyarakat pun banyak yang tidak mengetahui, jika tarif tersebut untuk kendaraan roda empat,” ujarnya.

(ks/int/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia