Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Lebih Murah, Festival Hasil Tani Dinas Pertanian Ludes Diserbu Warga

25 Mei 2019, 09: 04: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

SERBU: Masyarakat antusias menyambut menyerbu hasil pertanian yang digelar Dinas Pertanian Kudus.

SERBU: Masyarakat antusias menyambut menyerbu hasil pertanian yang digelar Dinas Pertanian Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

MEJOBO – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus kembali menyelenggarakan festival hasil tani kemarin. Beragam hasil pertanian yang dipasarkan laris diserbu warga. Selain harga yang terjangkau, kualitas barang yang terjamin bagus juga menjadi titik fokus para pembeli.

Harga patokan yang relatif terjangkau ini karena pembeli mendapatkannya langsung dari  petani. Rata-rata harga yang dipatok selisih sekitar Rp 2-3 ribu dari harga di pasar.  Meskipun begitu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Catur Sulistiyanto memastikan kegiatan ini tak mengganggu harga di pasar.

”Kami tekankan, ini bukan pasar murah. Festival hasil pertanian ini tujuannya untuk menampilkan produk-produk hasil pertanian di Kabupaten Kudus kepada masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Catur menjelaskan, acara yang bakal digelar sebanyak enam kali ini dapat menjadi etalase bagi para petani dan peternak binaan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus. Dalam hal ini, pihaknya bertindak sebagai fasilitator antara petani dan pembeli.

Dalam gelaran festival hasil  pertanian yang kedua ini, ada penambahan stan penyedia hasil pertanian. Semula hanya ada 16 stan, kini bertambah menjadi 27 stan. Rencananya, dalam gelaran ketiga nanti pihaknya juga akan mendatangkan buyer-buyer berskala besar.

”Stan display untuk petani juga kami upayakan bisa terus bertambah,” ucapnya.

Penambahan stan ini menjadi upaya pengembangan dari kegiatan yang bertujuan memangkas jalur distribusi antara petani dan pembeli tersebut. Harapannya, produk petani binaan yang terekspos ke masyarakat bisa semakin bertambah. Sebelumnya Bupati Kudus Muhammad Tamzil berharap festival hasil tani bisa dijadikan embrio Pasar Agro Kudus.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia