Senin, 21 Oct 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Diduga Selewengkan Hasil Tilang Rp 2,6 M, Oknum Pegawai Kejari Diciduk

25 Mei 2019, 01: 04: 00 WIB | editor : Ali Mustofa

Diduga Selewengkan Hasil Tilang Rp 2,6 M, Oknum Pegawai Kejari Diciduk

REMBANG – Oknum bagian tilang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang yang ditangkap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng pada awal pekan ini, juga pencinta burung. Oknum berinisial AN itu, selain memiliki kebiasaan pergi ke tempat hiburan, juga mengoleksi burung seharga puluhan juta rupiah.

Adapun dengan penerbitan berita ini, juga mengonfirmasi berita sebelumnya yang menyebut pelaku penggelapan uang tilang seorang jaksa. Diketahui, pelaku yang kini masih dalam penahanan Kejati Jateng itu, seorang pegawai di bagian tilang. Bukan jaksa.

Sumber koran ini menyebutkan, AN melancarkan aksinya tersebut sudah sejak sekitar 2015 lalu. Aksinya baru diketahui setelah dilakukan audit keuangan yang hasilnya tidak sinkron dengan beberapa catatan.

”Sudah lama. Diketahui setelah ada inspeksi dari Kejati Jateng awal tahun ini. Sekitar Januari atau Februari lalu,” paparnya kemarin.

Keseharian AN, ungkap sumber koran ini, sebelum akhirnya melarikan diri itu, juga tidak pernah berlama-lama di kantor. Menurut penuturannya, AN hanya satu hingga dua jam di kantor. Selebihnya, tugas penilangan diserahkan kepada petugas honorer.

Setelah aksinya diketahui, AN pun kabur ke luar Jawa sebelum akhirnya berhasil ditangkap di Pekalongan pada awal pekan ini.

Sumber koran ini juga menyebut, setelah temuan di Rembang tersebut, di sejumlah kejaksaan lain di Indonesia pun juga akhirnya ditemukan kasus yang sama. Termasuk di Kudus. ”Tapi di Kudus itu sudah dikembalikan (uang yang digelapkan), karena tidak terlalu besar jumlahnya,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Rembang Bintarno kemarin juga masih menolak memberikan keterangan. Begitu juga Kasi Pidum Eko Hartoyo yang merupakan atasan dari pelaku. Koran ini juga menghubungi Bambang Asintel Kejati Jateng. Namun juga tidak mendapatkan konfirmasi.

Seorang satpam Kejari Rembang membenarkan mengenai adanya penggantian pegawai berinisial AN beberapa waktu lalu. Mengingat AN sudah kabur sejak awal Februari. Dengan penggantian itu, aktivitas pengurusan tilang saat ini berjalan lancar sebagaimana biasa. 

(ks/lin/ful/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia