Rabu, 13 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Jadi Jalur Favorit Pemudik, Hutan Kalimodang Butuh Tambahan LPJU 

24 Mei 2019, 15: 40: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

PERBAIKAN SEGERA: Jalan-jalan di Kabupaten Blora harus segera diperbaiki sebelum para pemudik berdatangan.

PERBAIKAN SEGERA: Jalan-jalan di Kabupaten Blora harus segera diperbaiki sebelum para pemudik berdatangan. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Bupati Blora Djoko Nugroho menginstruksikan ke OPD terkait agar menyiapkan insfrastruktur jelang arus mudik. Terutama, penambalan jalan-jalan berlubang dan penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Hal itu disampaikan oleh Bupati Djoko Nugroho dalam forum Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Candi 2019 di Aula Mapolres Blora, Kamis (23/5) kemarin. Acara dihadiri oleh Kapolres Blora, Dandim 0721/Blora dan jajaran Forkopimda. Serta diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang berhubungan dengan pelaksanaan pengamanan lebaran.

Bupati juga meminta beberapa OPD terkait untuk membantu Polres Blora dalam melaksanakan Operasi Ketupat Candi 2019. Diantaranya Dinrumkimhub, Dinas Kesehatan, DPUPR, Satpol PP, BPBD, hingga PMI dan Pramuka.

 ”DPUPR juga tolong dipastikan jalur utama mudik untuk diperbaiki. Jalan berlubang, sementara ditambal dahulu. Kita akui proyek pembangunan 2019 belum dimulai karena proses lelang belum selesai, sehingga kerusakan di jalur utama arus mudik ditambal dulu saja. Termasuk jalan bergelombang di lintasan kereta api,” lanjutnya.

 Sementara itu, untuk penerangan jalan, bupati meminta Dinrumkimhub menambah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) kawasan hutan  di Jalan Blora-Cepu, utamanya wilayah Kalimodang yang menurutnya rawan kecelakaan lalu lintas dan gelap ketika malam.

”Personel yang nanti melakukan penjagaan di POS DX supaya rutin melakukan patroli di jalan kawasan hutan termasuk Kalimodang, karena rawan kecelakaan. Sering terjadi truk mogok di tanjakan Kalimodang,” terang Bupati.

Senada dengan bupati, Kapolres Blora AKBP Antonius Anang juga meminta seluruh jajarannya untuk selalu siaga selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019 yang akan mulai dilaksanakan pada 29 Mei hingga 10 Juni 2019.  

Kabag Ops Polres Blora Kompol Zuwono menerangkan, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2019, pihaknya menerjunkan 200 personel. Mereka untuk ditempatkan di seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.

”Selain 200 personel tersebut, seluruh anggota kepolisian di masing-masing Polsek juga tetap siaga dan siap untuk membantu pengamanan lebaran di seluruh wilayah Kabupaten Blora,” terangnya.

 Untuk Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan menurutnya akan didirikan di enam lokasi. Pos Pengamanan akan didirikan di Blok T, Pos DX Kalimodang, Perempatan Kantor POS Cepu, dan Pertigaan Wulung depan KPH Randublatung. Sedangkan Pos Pelayanan didirikan di Terminal Ngawen dan Alun-alun.

Pihaknya juga meminta para Kapolsek yang wilayahnya dilintasi jalur kereta api untuk berkoordinasi dengan PT KAI terkait jadwal keberangkatan kereta, guna pengamanan jalur sebidang tanpa palang pintu.

”Masih banyak perlintasan sebidang yang belum berpalang pintu. Sehingga masyarakat perlu disosialisasikan jadwal keberangkatan kereta api, agar mereka bisa mewaspadai kapan saja saat-saat kereta melintas supaya tidak terjadi kecelakaan. Bhabinkamtibmas untuk membantu di lapangan,” lanjutnya.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia