Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

JPU Tuntut Terdakwa Narkoba di Trangkil Delapan Tahun Penjara

24 Mei 2019, 15: 11: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

JPU Tuntut Terdakwa Narkoba di Trangkil Delapan Tahun Penjara

KOTA - Sidang lanjutan kasus narkoba yang sempat heboh di Trangkil menghadapi tuntutan di Pengadilan Negeri Pati kemarin. Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah memberikan tuntutan kepada dua terdakwa Marso dan Marhatan keduanya warga Madura dengan kurungan delapan tahun penjara. 

Lanjutan sidang itu dilaksanakan kemarin di PN Pati. Agenda sidang dengan pembacaan tuntutan dari JPU sempat tertunda empat kali hingga akhirnya JPU membacakan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketua Agung Iriawan didampingi hakim anggota Bertha Arry Wahyuni dan Niken Rochayati.

JPU Agung Prabowo, Eko Yulianto, dan Indah Kurnianingsih sepakat telah menuntut kedua terdakwa dengan kurungan delapan tahun penjara. Tuntutan itu menjadi pertimbangan karena perbuatan mereka meresahkan masyarakat. Keduanya telah sakau berat hingga telanjang dan tak sadarkan diri di depan Pasar Trangkil beberapa waktu lalu.

“Jaksa berkeyakinan kuat melanggar UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi,” tutur JPU.

Humas PN Pati sekaligus yang menjadi ketua hakim Agung Iriawan menambahkan, selain meresahkan, pertimbangan yang memberatkan dua terdakwa dituntut delapan tahun penjara itu karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas narkotika. Pemerintah kini sangat gita memberantas segala bentuk peredaran dan penggunaan narkotika.

 “Kedua terdakwa secara bersama-sama telah melanggar hukum tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I. Sebelumnya di dalam dakwaan, narkotika itu berupa satu bungkus plastik klipt bening dengan berat 0,54 gram. Akibat mengkonsumsi barang haram itu, keduanya sakau,” terang Agung.

Seperti yang diketahui, kedua terdakwa sempat menghebohkan warga Pati pada 19 Desember 2018 lalu karena telanjang di dalam mobil dan viral di depan Pasar Trangkil. Mulanya mereka disebut sebagai gay. Namun polisi telah memeriksa keduanya dan sakau akibat barang terlarang yang dikonsumsi berlebihan.

Tersangka membeli narkoba sekitar 6 gram seharga Rp 4,5 juta dari seorang di Sampang. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sisa sabu yang tercecer di dalam mobil sebanyak 0,54 gram.

Keduanya kali pertama menggunakan sabu dan dikonsumsi di sepanjang perjalanan. Sampai di Pati hilang kendali dan mengemudi hingga jalan Pati-Tayu turut depan Pasar Trangkil. Hingga akhirnya keduanya telanjang dan tak sadarkan diri dan diamankan oleh pihak berwajib.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia