alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Senin hingga Jumat, Masuk Lokasi Wisata di Kota Ukir Ini Gratis

23 Mei 2019, 14: 51: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

WISATA GRATIS: Pantai Kartini menjadi salah satu obyek wisata yang akan dihapuskan retribusinya.

WISATA GRATIS: Pantai Kartini menjadi salah satu obyek wisata yang akan dihapuskan retribusinya. (FEMI NOVIYANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara untuk menghapuskan retribusi masuk lokasi wisata mulai 2019 ini bukanlah isapan jempol belaka. Tak lama lagi, masyarakat bisa menikmati berwisata gratis setiap Senin hingga Jumat.

Hal tersebut terungkap usai disetujuinya Ranperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor 26 tahun 2010 tentang Retribusi Tempat Rekreasi Selasa (21/5). Dalam lampiran regulasi itu disebutkan struktur dan besaran tarif retribusi tempat wisata, di mana setiap Senin hingga Jumat retribusi masuk objek wisata nol rupiah atau ditiadakan.

Sementara untuk hari Sabtu, Minggu dan libur nasional tetap diberlakukan retribusi. Begitu pula untuk pekan syawalan/pesta lomban, tahun baru dan kegiatan lainnya. Nilainya sebagaimana yang diberlakukan tahun lalu.

Objek wisata yang dimaksud yakni objek wisata yang ditangani langsung oleh Pemkab Jepara. Yakni Pantai Kartini, Pantai Tirta Samudra, Benteng Portugis, Pulau Panjang dan Museum RA Kartini.

Terkait hal ini Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, wisatawan yang berkunjung untuk berwisata di tempat-tempat wisata di kota ukir ada kecenderungan beralih pada akhir pekan atau hari besar. Karena itu diperlukan adanya manajemen penyelenggaraan pengelolaan pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara.

Di samping berubahnya pola waktu berwisata, juga bertambahnya beberapa jenis tempat rekreasi di Kabupaten Jepara sehingga diperlukan langkah-langkah teknis dalam pengelolaan tempat rekreasi tersebut. Meliputi, penyediaan sumber daya manusia dan mengatur kembali skema dan pengenaan retribusi tempat-tempat rekreasi menjadi lebih proporsional sesuai tempat dan waktu.

Dengan adanya penghapusan retribusi itu harapannya kunjungan wisata ke wilayah Jepara semakin meningkat. ”Harapannya mereka semakin lama tinggal di Jepara dan bisa melakukan aktivitas lain. Misalnya menginap berbelanja di sekitar objek wisata yang dikunjungi sehingga terjadi peningkatan pajak serta memberi peluang masyarakat untuk berusaha di sektor pariwisata,” ujarnya.

Dengan demikian, sektor perekonomian di sekitar lokasi wisata akan terus berkembang. ”Karena bagi kami, multiplier effect yang kami harapkan muncul dari sektor pariwisata, dengan begitu masyarakat akan lebih sejahtera,” tuturnya.

Sebelumnya, penghapusan retribusi ini pertama kali digaungkan pada pertengahan 2017 lalu. Penghapusan retribusi akan berlaku bagi semua wisatawan. baik wisatawan asal Jepara maupun wisatawan luar daerah dan wisatawan asing. Awalnya, Pemkab Jepara mengajukan free retribusi setiap hari, namun setelah ada pembahasan disepakati hanya Senin hingga Jumat yang dibebaskan retribusi. 

(ks/emy/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia