Kamis, 27 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Pati

Pemkab Pati Dorong Desa Bentuk Klinik BUMDes Sehat

23 Mei 2019, 11: 19: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

USAHA DESA: Wakil Bupati Pati Saiful Arifin memberikan arahan saat peluncuran Klinik BUMDes di Trangkil kemarin.

USAHA DESA: Wakil Bupati Pati Saiful Arifin memberikan arahan saat peluncuran Klinik BUMDes di Trangkil kemarin. (HUMAS SETDA PATI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – BUMDes yang ada di desa-desa di Kabupaten Pati terus didorong untuk berinovasi. Termasuk salah satunya Klinik BUMDes Sehat di Kecamatan Trangkil yang diluncurkan oleh Wabup Pati Saiful Arifin kemarin. Dalam waktu dekat ada 12 klinik serupa lainnya yang segera dibuka sebagai pelayanan kesehatan masyarakat.

Usai meluncurkan Klinik BUMDes Sehat di Trangkil, Wabup Pati Saiful Arifin mengaku  klinik tersebut sangat bagus. Terlebih di Kabupaten Pati ini ada 401 desa. Ini sangat berpotensi untuk ke depan dari segi apapun. Mulai dari modal dan pasarannya yang sudah jelas warga setempat.

”Klinik sehat yang diberdayakan melalui BUMDes itu modalnya dari desa, manfaatnya dari desa, dan pasarannya jelas warga dari desa tersebut sebagai pelayanan kesehatan. Semoga dengan pembentukan klinik di Trangkil dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dan tentunya memberikan keuntungan bagi desa,” tuturnya kemarin.

FOTO BARENG: Wakil Bupati Pati Saiful Arifin foto bersama dengan dengan pengurus BUMDes.

FOTO BARENG: Wakil Bupati Pati Saiful Arifin foto bersama dengan dengan pengurus BUMDes. (HUMAS SETDA PATI FOR RADAR KUDUS)

Ia mencontohkan, apabila ada keuntungan yang dihasilkan dari BUMDes bersama ini, nantinya keuntungan tersebut akan kembali kepada BUMDes yang ada di desa-desa. Selain itu, ini membuktikan bahwa kekuatan desa ini dapat diperhitungkan dan dapat dimanfaatkan dari desa untuk desa.

Ia pun berharap, launching di Trangkil ini menjadi titik awal bagi klinik pratama BUMDes sehat. Bahkan dalam waktu dekat, ada BUMDes sehat serupa yang akan dibuka di 12 klinik lainnya di desa berbeda. Safin berharap nantinya semakin banyak. Terlebih saat ini ada sekitar 150 desa yang telah bergabung.

Dengan adanya klinik ini, membuktikan bahwa BUMDes korporasi atau BUMDes Bersama Maju Mandiri Sejahtera ini mulai berjalan dan mulai terlihat usahanya.

Safin menambahkan, dengan adanya klinik itu, bukan berarti bersaing dengan puskesmas. Hanya, klinik dari BUMDes bisa menjadi salah satu upaya agar pelayanan kesehatan untuk masyarakat cepat tertangani. Terlebih keuntungan tersebut nantinya akan kembali ke desa.

Sementara itu, Kepala Dispermasdes Pati Muhtar mengatakan, diluncurkannya klinik ini merupakan salah satu hasil dari diseminasi pembentukan kerja sama mitra BUMDes Bersama Pati dengan mitra BUMDes Nusantara. Dikemudian ditindaklanjuti dengan acara musyawarah antardesa untuk membentuk kerja sama antardesa.

”Alhamdulillah upaya tersebut menghasilkan kerja sama BUMDes bersama yang diberi nama BUMDes Bersama Maju Mandiri Sejahtera. Sehingga seiring dengan berjalannya waktu, BUMDes Bersama ini, mulai sepakat untuk membentuk unit usaha dalam bentuk perseroan terbatas,” jelasnya.

(ks/put/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia