Minggu, 16 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Tekan Angka Kecelakaan Lalin, Dishub Uji Kir 142 Kendaraan Dinas

23 Mei 2019, 09: 00: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

UJI KIR: Ambulans setiap puskesmas di Kabupaten Grobogan melakukan uji kir di Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan.

UJI KIR: Ambulans setiap puskesmas di Kabupaten Grobogan melakukan uji kir di Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Untuk menekan angka laka, Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan melakukan uji kir 142 kendaraan dinas. Dalam sepekan, sejak Selasa (14/5) kendaraan operasional pelayanan publik itu uji kir.

Kepala Dishub Grobogan Agung Sutanto melalui Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Khoirus Sa’id mengatakan, ratusan kendaraan yang diujikan meliputi, ambulans, pikap, dan dam truk sampah hingga tangki pemadam kebakaran.

Pengujian dilakukan secara keseluruhan mulai dari rem, hand rem, lampu, dan ban. Fisik dan administrasi juga harus sesuai. Jika ada yang tidak lolos uji, petugas pun akan serahkan ke sekretaris daerah (sekda) untuk menerima teguran.

”Seluruh dinas yang memiliki kendaraan wajib uji. Rata-rata kesalahan yang ditemukan, kendaraan seperti ambulans ada yang belum pernah melakukan uji kir. Sedangkan kendaraan yang sudah pernah diuji, tapi masal berlakunya habis,” ujarnya.

Namun, secara kelengkapan dan teknis rata-rata kendaraan dinas sudah melengkapinya. ”Ada beberapa kendaraan, utamanya truk sampah yang lampu mati tapi bisa langsung diperbaiki,” ungkapnya.

Menurutnya, gencarnya pengujian kir pada kendaraan dinas ini dikarenakan banyak temuan BPK mengenai kendaraan dinas yang tak layak jalan karena belum melakukan uji kir. Harapannya, semua kendaraan baik dinas maupun muatan umum terjamin kelayakan jalannya. Sehingga untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi jumlah angka kecelakaan selama Ramadan ini.

”Mereka kan contoh masyarakat. Kalau kendaraan mereka baik, pasti masyarakat juga akan meniru. Ke depan, kendaraan dinas tersebut harus rutin melakukan uji kir. Jika mangkir, maka akan diberi sanksi,” ujarnya.

(ks/int/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia