Selasa, 25 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Bangun Feel Pengunjung Museum RA Kartini

22 Mei 2019, 16: 01: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

Nugraeni Saputri Nur Hidayah

Nugraeni Saputri Nur Hidayah (DOK. PRIBADI)

Share this      

MENJADI seorang pemandu Museum RA Kartini mendorong Nugraeni Saputri Nur Hidayah tidak hanya mengerti sejarah sosok wanita inspiratif itu. Namun lebih jauh, Nugraeni selalu berusaha membangun feel pengunjung agar bisa benar-benar meneladani sosok RA Kartini di masa lalu.

”Kebanyakan orang masuk museum kan bosen. Gitu-gitu aja lihatnya. Akan menjadi berbeda ketika dipandu, agar ke feel-nya. Jadi pemandu harus pinter-pinter membangun feel,” ujar alumnus Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Semarang itu.

Dalam setiap memandu, perempuan kelahiran Rembang, 12 Agustus 1994 itu juga selalu ingin menampilkan sosok RA Kartini yang sebenarnya. Yakni sosok wanita yang multi talenta di era keterbatasannya.

”Bisa menguasai banyak bahasa, menjahit, bergadang, dan banyak hal lain,” ujar Nugraeni yang tinggal di Desa Ngemplak, Lasem itu.

Selain menjadi pemandu, Nugraeni juga banyak menyibukkan diri untuk agenda sosial. Saat ini, Nugraeni tercatat sebagai

Dia juga tercatat pernah meraih prestasi yang cukup mengundang decak kagum. Antara lain yakni Juara II Putri Maritim/bahari Rembang 2016, ikut serta dalam Sit-in Antarbangsa SMK Seri Pulai Perdana Johor Malaysia 2016. Serta Juara I Fasilitasi Pertukaran Pemuda Antar Bangsa Kab. Rembang 2017.

Meski demikian, menurut perempuan yang baru menikah tahun lalu itu, prestasi yang sesungguhnya yakni tatkala seseorang bisa bermanfaat di masyarakat. Karena alasan itulah, dia kini mengabdikan diri sebagai ketua karang taruna  yang menggerakkan pemuda desa.

”Saat ini saya juga sekretaris Rembang Creative Community Network (RCCN). Sebuah wadah bagi komunitas di Rembang,” kata dia.

(ks/ful/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia