Minggu, 22 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Features
Melati Citra Sakina, Peserta OSN Nasional

Sempat Grogi Mengerjakan Soal Pilihan Ganda

22 Mei 2019, 10: 58: 26 WIB | editor : Ali Mustofa

BIKIN KEJUTAN: Melati Citra Sakina Tunisa (tengah) bersama kepala SMPN 2 Rembang Nur Hasan dan salah satu guru pembimbingnya, Siti Nafiah.

BIKIN KEJUTAN: Melati Citra Sakina Tunisa (tengah) bersama kepala SMPN 2 Rembang Nur Hasan dan salah satu guru pembimbingnya, Siti Nafiah. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

Melati Citra Sakina Tunisa, siswi kelas VII SMPN 2 Rembang lolos Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPS pada 30 Juni mendatang. Ini sebuah kejutan. Sebab, saat lomba di tingkat kabupaten, dia hanya peringkat II.

WISNU AJI, Rembang

PELAJAR bernama lengkap Melati Citra Sakina Tunis ini, terbilang anak ceria dan aktif. Hal ini terlihat dari kesehariannya di sekolah, SMPN 2 Rembang. Ia mudah bergaul dan pintar komunikasi. Hal ini terlihat dari gaya bicara dengan guru maupun orang lain.

Bicaranya santun, namun tegas. Termasuk punya pendirian yang tidak bisa digoyahkan setiap kali menghadapi sesuatu. Hal ini dibuktikan saat memutuskan pindah sanggar mata pelajaran (mapel) di sekolahnya.

Saat kelas VII, dia ambil mapel matematika. Namun, menginjak kenaikan kelas tiba-tiba memutuskan pindah ke IPS. Ini sudah menjadi keputusan. Sebab, ia paling suka menulis sesuatu dan memberikan ide.

Citra begitu nama sapaanya, mengaku sudah mengetahui konsekuensinya. Termasuk harus melakukan penyesuaian dari sanggar mapel yang dibuka sekolah. Karena fokus bimbingannya jelas bertolak belakang.

Karena matematika biasanya berhubungan angka dan hitung-hitungan. Beda dengan IPS yang membutuhkan pemahaman dan hafalan. Namun, dia tak butuh lama menyesuaikan. Buktinya, dibandingkan teman satu sanggar lain, dia bisa unggul.

Saat sekolah melakukan seleksi lomba Olimpiade Sains Kabupaten (OSK), Citra masuk kandidat. Bahkan, saat ini sudah lolos ke jenjang provinsi. Tak lama lagi, anak dari Ketua PGRI Rembang Jumanto ini, juga bersaing di tingkat nasional.

Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi diikutinya 13 April lalu. Lokasinya di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Semarang. Saat itu, Citra diminta mengerjakan 40 soal pilihan ganda, delapan soal pilihan hubungan konsep, dan empat soal uraian.

Dia mengaku, saat lomba sempat nerveous. Sebab, siswi kelahiran 2 Januari 2005 ini, mengaku tidak mahir mengerjakan soal pilihan ganda. Dia lebih suka soal uraian atau menulis. ”Saat sudah selesai mengerjakan saya tak percaya diri. Bahkan tidak yakin lolos. Peserta lain banyak yang optimistis dapat mengerjakan dengan baik,” akunya.

Namun tidak disangka-sangka. Saat pengumuman, dirinya dinyatakan lolos untuk mengikuti lomba tingkat nasional.

Di balik hasil tersebut, ada perjuangan kerasnya. Begitu memutuskan pindah di IPS, praktis dia belajar mandiri. Selain pembinaan pihak sekolah untuk menambah jam pelajaran.

Waktu persiapan lomba terbilang singkat. Hanya sekitar dua sampai tiga pekan. Selain pembinaan dari guru di SMPN 2 Rembang, sebelum lomba dia juga menyempatkan main di rumah neneknya. Tujuannya untuk dapat bertemu Jamal, kakaknya yang ada di Jogjakarta.

Jamal merupakan alumni SMPN 2 Rembang. Dia beberapa kali ikut lomba serupa hingga sampai tingkat internasional. Hal inilah yang memotivasi Jamal. ”Selama dua hari saya dikasih pembinaan oleh mas saya,” ujarnya.

Setelah lolos dari lomba tingkat provinsi, kini dia persiapan mengikuti lomba tingkat nasional. ”Saya pelajari bagaimana memaparkan jawaban secara baik. Sebab, di tingkat nasional nanti ada presentasinya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Rembang Nur Hasan menyampaikan, di sekolahnya memang ada program sanggar mapel. Tujuannya, untuk mewadahi siswa-siswi yang berpotensi di mapel terentu. Terutama mapel yang ada di OSN, matematika, IPA, dan IPS.

”Jadi sekolah mewadahi siswa-siswi sejak kelas VII. Kemudian setelah naik kelas VIII diseleksi untuk ikut OSN,” ujarnya

Dia mengatakan, Citra memang berpotensi, sehingga wajar jika lolos OSN hingga nasional. Selain Citra, sebelumnya juga ada siswa-siswi yang lolos mapel lain, matematika dan IPA dia juga sama-sama lolos. (*)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia