Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Jembatan Tanggulangin Sudah Bisa Dilalui hingga 100 Tahun ke Depan

21 Mei 2019, 10: 16: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

BONUS PEMANDANGAN SUNSET: Mobil patroli Polres Kudus mengawali melintasi Jembatan Tanggulangin C setelah diresmikan kemarin sore.

BONUS PEMANDANGAN SUNSET: Mobil patroli Polres Kudus mengawali melintasi Jembatan Tanggulangin C setelah diresmikan kemarin sore. (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Jembatan Kolonel Sunandar C atau yang biasa dikenal Jembatan Tanggulangin saat ini statusnya telah berganti menjadi open traffic. Artinya sudah bisa dilalui untuk umum. Ini ditandai dengan peresmian jembatan senilai Rp 115,5 miliar itu, oleh Wakil Bupati Kudus HM Hartopo beserta pemangku proyek kemarin pukul 17.00 dengan pemotongan pita.

Jembatan Tanggulangin ini, bisa menampung beban kendaran hingga seberat 500 ton. Sementara untuk lebar keseluruhan jalan mencapai 10,75 meter. Sedangkan khusus lebar jalan 9,75 meter. Untuk panjang oprit jembatan memiliki panjang 210 meter di masing-masing ujungnya, baik di sisi Kudus maupun Demak. Sementara ketinggiannya mencapai tiga meter dari tinggi Jembatan Tanggulangin A (jembatan lama).

”Umur Jembatan Tanggulangin C ini akan kokoh hingga 100 tahun,” ungkap Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional 1 (BBPJN) Provinsi Jateng Ahmad Cahyadi.

DIRESMIKAN: Jembatan Tanggulangin C diresmikan oleh Wakil Bupati Kudus HM Hartopo.

DIRESMIKAN: Jembatan Tanggulangin C diresmikan oleh Wakil Bupati Kudus HM Hartopo. (GALIH ERLAMBANG WIRADINATA/RADAR KUDUS)

Kepala BBPJN Ahmad Cahyadi menyatakan, soft opening dilakukan untuk lalu lintas. Namun, masih ada pengerjaan yang tersisa. Hingga dilakukan serah terima pada 13 Juni mendatang. ”Semua kendaraan sudah bisa lewat. Tak ada batasan untuk beratnya. Secara struktur sudah siap, hanya masih ada pekerjaan kecil, seperti pengecatan,” ungkapnya.

Keberadaan jembatan ini perannya sangat penting untuk arus mudik Lebaran nantinya. Meskipun sudah ada tol lintas setalan dan jalur tengah, namun Jalur Pantura masih menjadi primadona pemudik.

Ahmad juga mengimbau kepada segenap elemen masyarakat untuk memanfaatkan jembatan ini dengan sebaik-baiknya. Juga turut merawat. Dia juga berpesan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dan Demak untuk andil melakukan perawatan jembatan yang pembangunanya mencapai 16 bulan ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, lalu lintas menuju Surabaya atau ke timur diarahkan di jembatan yang baru dibangun ini. Dia mengapresiasi proyek nasional ini. Sebab, soft opening ini banyak ditunggu-tunggu masyarakat Kudus.

Dengan dibukanya Jembatan Tanggulangin C ini, diharapkan arus lalu lintas bisa berjalan dengan aman dan lancar. Jembatan ini juga diharapkan bisa memperlancar arus mudik Lebaran 2019. Termasuk memperlancar perekonomian rakyat.

”Ini bisa menjadi ikon Kota Kudus yang baru. Kemacetan juga diharapkan bisa teratasi dengan dibukanya Jembatan Tanggulangin C ini,” harapnya.

Sementara itu, soft opening ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kudus dan Kabupaten Demak. Mereka juga memanjatkan doa dan puji syukur terhadap dibukanya Jembatan Tanggulangin C. (gal)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia