Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Langgar Perda, Puluhan Penyaji Warkop Remang-Remang Diciduk

20 Mei 2019, 15: 58: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

DIGARUK: Puluhan PK warung kopi dari tiga kecamatan digaruk Satpol PP Rembang karena kedapatan melanggar jam operasional, Sabtu dini hari lalu.

DIGARUK: Puluhan PK warung kopi dari tiga kecamatan digaruk Satpol PP Rembang karena kedapatan melanggar jam operasional, Sabtu dini hari lalu. (SATPOL PP FOR RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Puluhan penyaji kopi (PK) diamankan, Satpol PP Rembang dalam razia gabungan Polres, Kodim 0720 Rembang dan PM dari Blora. Setidaknya ada 24 penyaji kopi di warung remang-rembang yang terciduk melanggar jam operasional. Tak hanya itu, pada razia tersebut, tiga pasangan mesum juga terciduk dari hotel dan empat orang tanpa identitas tinggal di rumah kos.

Kepala Satpol PP Rembang, Waluyo mengamini pertengahan puasa pihaknya kembali menggencarkan operasi gabungan. Untuk mengetahui sejauh mana ketaatan atas instruksi Bupati Rembang nomor 300/1381/Tahun 2019. Tentang pengaturan kegiatan operasional usaha pariwisata yang memiliki fasilitas hiburan dan jenis usaha lainnya.

”Kami ingin mengetahui sejauh mana ketaatan pengelola usaha kafe karaoke maupun warung kopi dan sebagainya terhadap aturan bupati ini,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus, Sabtu kemarin (18/5).

Sementara itu Kabid Ketentraman Masyarakat, Teguh Maryadi menyebutkan operasi gabungan di gelar mulai pukul 19.30 WIB dengan menyasar terlebih dahulu hotel dan rumah kos. Selanjutnya,  pukul 22.30 WIB bergerak warung kopi dan kafe karaoke.

”Kita menyasar di tiga kecamatan. Mulai Rembang, Lasem dan Sulang. Berhubung kendalanya dari tenaga dan waktu kita fokus targetkan di sana. Walaupun sebenarnya hingga wilayah Rembang timur,” ujarnya.

Di wilayah Lasem dan Rembang petugas menyasar hotel dan kos. Saat dilakukan razia di wilayah Lasem hasilnya kosong.  Namun, di kota Rembang petugas mendapatkan pasangan bukan suami istri ada tiga pasang.

“Tiga pasang ini tersebar di hotel dan kos dan ada empat orang yang tidak miliki identitas KTP tinggal di kos,” ujarnya.

Setelah dua jam, petugas gabungan langsung menyasar beberapa warung kopi di wilayah Sulang dan Rembang. Hasil patroli  diamankan PK di warkop ada 24 orang dengan kasus masih buka diatas jam 22.00 malam.

”Kebanyakan dalih buka diatas 22.00 malam kejar pendapatan untuk keperluan lebaran mendatang,” terangnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia