Selasa, 25 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Penindakan Satu Arah di Jalan Jenderal Sudirman Tunggu Masa Tenggang

17 Mei 2019, 10: 26: 31 WIB | editor : Ali Mustofa

MULAI SATU ARAH: Sembilan rambu penunjuk satu arah pada Jalan Jenderal Sudirman Kudus mulai dipasang dan diberlakukan untuk pengendara kemarin.

MULAI SATU ARAH: Sembilan rambu penunjuk satu arah pada Jalan Jenderal Sudirman Kudus mulai dipasang dan diberlakukan untuk pengendara kemarin. (DONI SETIAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTARambu lalu lintas pertanda satu jalur di jalan Jenderal sudirman sudah dipasang. Ada sembilan titik. Tujuannya untuk penanda jalan satu arah mulai pukul 06.00 – pukul 20.00. Kendati sudah dipasang, penindakan hingga kini belum dilakukan. Rencananya akan dilakukan saat masa tenggang yang jatuh pada Juni mendatang.     

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, pemasangan dilakukan pagi kemarin. Sekitar pukul 08.00. Pemasangan rambu permanen ini sebelumnya juga sudah dipetakan di lokasi strategis seperti persimpangan jalan.

Hingga kemarin, banyak yang melanggar arus. Petugas juga patroli untuk mengingatkan pengendara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Abdul Halil  mengatakan, dengan  diberlakukannya sistem satu arah ini, diharapkan dapat mengurai kemacetan. ”Biar tidak semrawut,” ujarnya.

Setelah pemasangan rambu permanen ini, sosialisasi masih berlanjut. Saat ini pihaknya masih tetap memberikan sosialisasi pengguna jalan. Setelah itu akan ada masa tenggang 30 hari yang jatuh pada Juni mendatang.

”Sifatnya masih sosialisasi terus. Pokoknya nanti imbauan, teguran, begitu seterusnya,” imbuhnya.

Dia menuturkan, setelah hampir sepekan melakukan sosialisasi, masih ada beberapa pengendara yang melanggar jalur. Tetapi pihaknya memaklumi. Karena ini proses. Setelah masa tenggang, baru akan dilakukan penindakan dari kepolisian.

Beberapa waktu lalu ia mengatakan, pihaknya juga akan mengevaluasi jalan-jalan protokol lain di perkotaan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

”Kami mengevaluasi perkembangan dan dinamika di lapangan. Ini yang menjadi pertimbangan kami di dalam kebijakan seperti itu. Ini pun kami akan mengevaluasi lagi,” menambahkan. (vah)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia