Selasa, 25 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Cegah Penyalahgunaan BBM, Dinas Perdagangan Warning SPBU

17 Mei 2019, 09: 38: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

ANTISIPASI KECURANGAN: Dinas Perdagangan Kudus akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan BBM untuk keperluan masyarakat Kudus.

ANTISIPASI KECURANGAN: Dinas Perdagangan Kudus akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan BBM untuk keperluan masyarakat Kudus. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA Untuk mencegah penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus mengimbau SPBU agar meneliti surat keterangan rekomendasi pembelian BBM. Pasalnya ditemukan pelanggan yang membeli bahan bakar dengan surat rekomendasi yang sudah kedaluwarsa.

Penemuan itu saat Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan sidak ke sejumlah SPBU Rabu (15/5) lalu. Saat itu ada pelaku usaha industri yang sedang membeli bahan bakar di SPBU Payaman. Pelaku usaha industri itu membeli sekitar lima jeriken dengan masa surat rekomendasi habis. Selain itu Dinas Perdagangan juga melakukan tera ulang di salah satu SPBU.

Kasi Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Suharto menyatakan, ketika masa tenggang habis, para pelaku usaha bisa langsung memperpanjang ke dinas. Di sana akan diberikan surat pemberitahuan atau rekomendasi pembelian bahan bakar minyak.

Suharto menambahkan, agar operator SPBU mengingatkan pelanggan yang surat rekomendasi itu sudah habis masa berlakunya. Tujuannya untuk meminimalisir pelanggaran atau penyalahgunaan penggunaan BBM.

Ke depan pihak Dinas Perdagangan akan melayangkan surat edaran kepada SPBU se-Kabupaten Kudus. Dengan begitu, pembeli yang menggunakan jeriken diwajibkan menunjukan surat rekomendasi dari dinas terkait. Suharto mewanti-wanti agar semua orang tak dilayani, pelanggan harus mematuhi tata tertib yang berlaku.

”Bila itu tak diperhatikan bisa mengurangi jatah BBM untuk masyarakat umum. Yang harusnya untuk masyarakat malah digunakan kebutuhan industri,” tegasnya. (gal)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia