Selasa, 25 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

RS Mardi Rahayu Luncurkan Halodoc, Pasien Tak Perlu Antre Obat Lagi

16 Mei 2019, 16: 10: 33 WIB | editor : Ali Mustofa

TAMBAH LAYANAN : Direktur utam RS Mardi Rahayu dr. Pujianto M.Kes memberikan penjelasan layanan baru yang mempermudah masyarakat Kota Kudus.

TAMBAH LAYANAN : Direktur utam RS Mardi Rahayu dr. Pujianto M.Kes memberikan penjelasan layanan baru yang mempermudah masyarakat Kota Kudus. (SAMODRA DAHLIYA RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Memahami kebutuhan pasien, RS Mardi Rahayu meningkatkan layanannya dengan meluncurkan layanan antar obat gratis kerjasama dengan Halodoc mulai April 2019 lalu.

”Layanan Halodoc di RS Mardi Rahayu ditujukan untuk memudahkan pasien yang memiliki kendala tidak bisa mengantre obat. Untuk mereka yang  rumahnya berada di Radius 40 km bisa mendapatkan free pengantaran,” papar Direktur RS Mardirahayu dr. Pujianto M.Kes., dalam acara buka bersama bareng Jurnalis.

”Melalui Halodoc, pengantaran obat menggunakan jasa transportasi daring atau online. Pelayanan bisa melalui gerai halodoc yang sudah di sediakan. Pasien yang ingin memanfaatkan layanan antaran gratis bisa berkomunikasi dengan petugas di gerai halodoc dengan memenuhi sejumlah persyaratan,” jelasnya.

Banyak kemudahan layanan lain yang juga diberikan oleh RS Mardirahayu, seperti layanan KT3B. yakni ketersediaan Kamar Tanpa Tambah Biaya. Kini Pasien pemegang Kartu JKN dari BPJS Kesehatan tidak perlu merasa kesulitan untuk mendapatkan kamar rawat. Pasien yang memerlukan rawat inap tidak perlu pusing memikirkan penambahan biaya bila kamar yang sesuai haknya penuh.

"Cukup dengan menandatangani formulir yang kami sediakan diawal, yang menyatakan kalau pasien tidak ingin naik kelas, maka pasien bisa langsung mendapatkan layanan KT3B. Pasien bisa ditempatkan sementara bahkan sampai kelas tertinggi di ruang VIP bila kamar sesuai hak kelasnya belum tersedia.

Kami berharap dengan komitmen ini pasien tidak lagi kesulitan mendapatkan kamar perawatan,” ungkap dr. Pujianto.

Menurutnya, program ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial RS Mardi Rahayu kepada masyarakat.

”Komitmen Kamar Tersedia, Tanpa Tambah Biaya diharapkan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Juga menjadi salah satu perwujudan visi RS Mardi Rahayu untuk Menjadi Rumah Sakit Pilihan Utama Berdasarkan Kasih di Jawa Tengah,” imbuhnya.

Ketentuan tanpa tambah biaya menjadi tidak berlaku bila pada saat pasien tengah dilayani rawat inap kemudian menghendaki naik kelas, termasuk pasien umum yang menghendaki naik kelas setelah operasi. Pada pasien tersebut akan diberlakukan perhitungan biaya menggunakan perhitungan biaya kelas tertinggi dan dihitung sejak pasien masuk rawat inap. (lia)

(ks/top/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia