Selasa, 25 Jun 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Selama Masa Penahanan KPK, Keluarga Belum Bisa Temui Marzuqi

Jam Besuk Mulai Diperbolehkan Hari Ini

16 Mei 2019, 14: 33: 45 WIB | editor : Ali Mustofa

Selama Masa Penahanan KPK, Keluarga Belum Bisa Temui Marzuqi

JEPARA – Selama masa penahanan sejak Senin (13/5), Bupati Jepara Ahmad Marzuqi tidak diperkenankan bertemu dengan siapa pun. Tidak terkecuali keluarga dan pengacara. Pemberlakuan besuk mulai diberikan hari ini.

Setelah keluar dari gedung Komisi Pembetansan Korupsi (KPK) Senin (13/5) lalu Marzuqi tidak banyak memiliki waktu bersama keluarga. Pasalnya ia langsung dibawa ke tahanan KPK di Rumah Tahanan Negara Kelas I KPK di Pongdam Jaya Guntur, Jakarta Timur.

Menantu Marzuqi, Haizul Maarif mengatakan, ia hanya sempat berjabatan dan mencium tangan ayahnya usai keluar gedung KPK. Setelah itu ia tidak ada komunikasi maupun bertemu dengan Marzuqi hingga kemarin. “Besok (hari ini, Red) baru bisa bertemu beliau (Marzuqi, Red),” tuturnya.

Marzuqi ditahan di rutan mulai Senin (13/5) hingga 1 Juni. Penahanan ini untuk kepentingan pemeriksaan lembaga antirasuah. Untuk memastikan proses hukum dan kondisi Marzuqi tetap sehat, pihak keluarga bakal menemani di Jakarta.

“Keluarga saat ini mendampingi beliau meskipun belum bisa bertemu. Kami sementara ada di Cibubur, Jakarta Timur, sambil mengawal proses hukum bersama kuasa hukum,” tuturnya.

Sebelum penahanan, Marzuqi beserta keluarga bersama-sama meninggalkan rumah dinas bertolak ke Jakarta pada Minggu (12/5). Seluruh keluarga di Jakarta sampai batas waktu yang belum diketahui. Rencananya menemani Marzuqi hingga putusan inkrah dari pengadilan.

“Ini bentuk dukungan kepada beliau. Dukungan lahir maupun batin. Termasuk memberikan dukungan atas keputusan bapak mengahafalkan Alquran selama masa penahanan,” tuturnya.

Pihak keluarga awalnya kaget dengan keputusan Marzuqi menghafalkan Alquran selama di Jakarta. Awalnya, sepekan lalu tiba-tiba menyampaikan niatan itu di depan keluarga saat di rumah dinas. Sebelumnya Marzuqi diketahui sepulang dari kediaman kakaknya di Desa Wedelan, Bangsri, KH. Masduki.

“Kami kaget bapak ada niatan seperti itu. Beliau mungkin sempat meminta pertimbangan kepada saudara terkait niat menghafal Alquran itu. Semoga lancar. Salah satu upaya untuk menenangkan diri dan fokus saja,” imbuhnya.

Jawa Pos Radar Kudus mencoba menemui kakak Marzuqi di kediamannya. Namun kondisnya sedang istirahat. Oleh anaknya, membenarkan beberapa waktu lalu Marzuqi sempat datang ke rumah. Bahkan sebelum memutuskan menghafal Alquran, Marzuqi ingin menghafal Alfiyah. Namun akhirnya diputuskan menghafal Alquran.

(ks/war/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia