Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap 5 Pelaku Penganiyaan Salah Sasaran, 10 Masih Buron

16 Mei 2019, 14: 09: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

DIAMANKAN: Lima pelaku terpaksa meringkuk di tahanan Polres Pati karena menganiaya korban kemarin. Polisi masih mengejar 10 pelaku lainnya.

DIAMANKAN: Lima pelaku terpaksa meringkuk di tahanan Polres Pati karena menganiaya korban kemarin. Polisi masih mengejar 10 pelaku lainnya. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Lima warga Desa Kedumulyo, Sukolilo, Pati, diciduk Resmob Polres Pati di Semarang. Mereka GUH, 27, PUR, 23, IAN, 21, PRA, 23, dan APR, 23. Semuanya warga Kedumulyo.  Para pelaku diamankan polisi saat dalam pelarian. Hingga kini polisi masih memburu 10 penganiayaan lainnya.

Mereka ditangkap karena menganiaya MR Vindi Ikhwana, 29. Dikira MR Vindi Ikhwana musuh dari para pelaku. Padahal tidak. Korban hingga kini opname di KSH Pati.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (10/5) pukul 01.00. Saat itu, korban yang merupakan warga Desa/Kecamatan Kayen sedang nongkrong di depan warung makan di desa setempat bersama lima temannya. Tiba-tiba dari arah jalan ada gerombolan pemuda sekitar 15 orang menggunakan sepeda motor menemui korban.

Kelima teman korban langsung lari karena ketakutan. Sedangkan korban yang hendak ikut lari sudah kedahuluan dipegang oleh para pelaku. Korban dipukul dan ditusuk oleh para pelaku. Korban berusaha menangkis menggunakan tangan namun tak bisa karena kalah dengan jumlah para pelaku yang menganiaya.

Setelah korban babak belur tak sadarkan diri, para pelaku meninggalkan tempat kejadian pertkara (TKP). Warga dan teman-teman korban mendatangi lokasi dan menolong korban. Korban langsung dibawa ke RSUD Kayen. Beberapa warga memberitahukan peristiwa itu kepada keluarga korban. Oleh keluarganya dirujuk ke RS Keluarga Sehat Pati.

Kelurga korban menanyai para saksi dan melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kayen. Dari keterangan para saksi, pemuda yang melakukan tindakan kekerasan itu merupakan warga Desa Kedumulyo, Sukolilo.  Tim Resmob Polres Pati langsung melakukan penyelidikan dan mencari informasi keberadaan para pelaku.

Lima pelaku dibekuk tim Resmob Polres Pati di Terminal Krapyak Semarang dalam pelariannya ke Jakarta Senin (13/5). Sementara 10 pelaku lainnya kini masih DPO. Petugas kini telah mengamankan para pelaku dan barang bukti serta masih melakukan penyelidikan untuk mengusut tuntas semua pelaku.

“Jadi kasus kekerasan terhadap orang ini motifnya balas dendam namun salah sasaran. Para pelaku ini mempunyai masalah dengan warga Kayen saat menyaksikan hiburan dangdut beberapa waktu lalu,” jelas Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto.

Karena dalam kondisi mabuk, pelaku salah sasaran mendatangi pemuda yang sedang nongkrong dan membabibuta menganiaya korban. Atas kasus itu, korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh, robek kelopak mata dilempar batu, lebam pada mata karena ditonjok, dan luka lainnya.

“Kami juga mengamankan barang bukti baju korban, batu untuk memukul, dan ceret digunakan untuk minum-minuman keras, dan sepeda motor yang digunakan beraksi. Sementara itu barang bukti sajam berupa celurit dan golok kini masih dibawa oleh salah satu pelaku yang DPO,” jelasnya.

Atas kejadian itu, polisi memberikan dakwaan hukum salah satunya Pasal 170 KUH Pidana karena bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. Dengan ancaman pidana dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun. Jika terbukti juga, bisa dijerat Pasal 2 Ayat I UU Darurat 12/1951 dengan ancaman penjara 10 tahun karena menguasai sajam.

Jon Wesly menambahkan, petugas bergerak cepat agar para pelaku ini segera ditangkap karena menjelang lebaran supaya situasi kondusif. Dikhawatirkan nanti mereka beraksi lagi dan meresahkan masyarakat.

(ks/put/zen/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia