Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Wabup Arief Rohman Apresiasi Budidaya Melon Orange di Karangboyo

15 Mei 2019, 15: 54: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

APRESIASI: Wakil Bupati Arief Rohman apresiasi budidaya buah melon orange.

APRESIASI: Wakil Bupati Arief Rohman apresiasi budidaya buah melon orange. (HUMAS FOR RADAR KUDUS)

BLORA - Budidaya buah melon orange ternyata menarik untuk ditekuni. Selain memiliki rasa yang lebih enak dan harum ketimbang melon hijau, melon ini rupanya juga memiliki harga jual yang lebih tinggi sehingga lebih menguntungkan.

Hal itu diungkapkan oleh Mustari, salah satu petani melon asal Mentul, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu usai melakukan panen melon orange nya bersama Wakil Bupati Arief Rohman dan Field Manager PT. Pertamina EP 4 Cepu, Afwan Daroni kemarin. Menurutnya, baru kali ini ia melakukan uji coba penanaman melon orange dan ternyata hasilnya bagus sehingga cocok untuk terus dikembangkan.

“Memang ukuran buahnya lebih kecil daripada melon hijau. Namun harganya lebih mahal. Ada selisih harga Rp 5.000 per kilogramnya jika dibandingkan dengan melon hijau. Baunya juga lebih harum dan warnanya menarik sehingga banyak yang minat,” ucapnya.

Terkait biaya produksi dan perawatannya, Laki-laki yang memiliki lahan melon seluas 4000 meter persegi ini mengaku, biaya produksinya hampir sama dengan melon hijau. “Kalau melon hijau per buahnya bisa mencapai berat 4 kilogram. Sedangkan melon orange ini rata-rata hanya 2,5 kilogram. Meskipun demikian jumlah buahnya lebih banyak sehingga lebih untung,” lanjutnya.

Hanya saja, kendala budidaya melon orange ini menurutnya adalah kekhawatirannya akan serangan penyakit kresek yang terkadang menyerang tanaman. Sehingga petani harus rutin melakukan pemeriksaan tanaman.

“Untuk pemasarannya alhamdulillah tempat saya tidak kesulitan. Pasalnya kebun melon saya kemas untuk agrowisata. Sehingga banyak dikunjungi masyarakat untuk belajar berkebun dan bisa petik sendiri. Dengan begitu kita bisa jual harga lebih tinggi dari harga tengkulak yang sering merugikan petani,” jelas Mustari yang sudah tiga tahun ini menanam melon.

Wakil Bupati, Arief Rohman yang berkesempatan memetik melon langsung di kebun bersama Field Manager PT. Pertamina EP 4 Cepu, Afwan Daroni, menyatakan apresiasinya atas kegigihan Mustari dalam menanam melon. “Apa yang ditanam Mas Mustari ini membuktikan bahwa Kabupaten Blora memiliki potensi hortikultura yang besar. Anggapan Blora yang dipandang kering dan hanya menghasilkan jati, lama-kelamaan akan hilang. Kami akan terus mendampingi para petani yang semangat mengembangkan komoditas hortikultura seperti ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura, Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Suwandi, yang telah memberikan bantuan benih buah-buahan untuk Kabupaten Blora, seperti melon orange ini. Untuk diketahui, melon orange juga memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh. Diantaranya meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai zat anti oksidan, mencegah diabetes dan stroke, menjaga kesehatan mata, mencegah sembelit, menurunkan tekanan darah dan cocok untuk menurunkan berat badan.

(ks/sub/him/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia