Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Babinsa Ngabuburit Bareng Santri Sambil Belajar Wawasan Kebangsaan

15 Mei 2019, 15: 37: 39 WIB | editor : Ali Mustofa

NGABUBURIT: Babinsa Karanganyar Koramil 09/Gundih melakukan wawasan kebangsaan di Yayasan Al Yahya sambil menunggu waktu berbuka puasa.

NGABUBURIT: Babinsa Karanganyar Koramil 09/Gundih melakukan wawasan kebangsaan di Yayasan Al Yahya sambil menunggu waktu berbuka puasa. (INTAN M SABRINA/RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Selama Ramadan, anggota Koramil 09/Gundih memberi wawasan kebangsaan (wasbang) kepada santri maupun pelajar. Kali ini dilakukan Babinsa Karanganyar Serda Supri Wiyanto. Ia mengintensifkan serbuan teritorial melalui wasbang di Yayasan Al Yahya Dusun Ngemplak, Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer.

Babinsa mengenalkan berbagai materi wasbang ke puluhan siswa paska. Siswa tersebut merupakan siswa yang lolos masuk perguruan tinggi melalui bea siswa Yayasan Al Yahya. Menurutnya, materi wasbang dan bela negara tersebut perlu diberikan.

Serda Supri Wiyanto mulai mengenalkan dasar-dasar kedisiplinan, Pancasila, cinta tanah air, dan Bhinneka Tunggal Ika. Tak hanya memberikan teori, para babinsa juga praktik secara langsung.

”Melalui ini kami ingin mengajak siswa untuk lebih mencintai tanah air dan meningkatkan semangat kebangsaan. Kami mengemas kegiatan ini dengan berbagai permainan juga. Sekaligus ngabuburit, menunggu waktu berbuka. Sehingga waktu tak terasa sudah azan,” ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan yang seru pasti akan lebih berkesan dan mudah diingat. Berbagai kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pendidikan karakter. Tambahan materi dari para babinsa ini diharapkan, menambah kedisiplinan mereka yang selama ini sudah terbangun untuk bisa semakin meningkat. Baik dalam proses belajar, di rumah maupun saat di masyarakat.

Wasbang dan bela negara sangatlah penting diberikan kepada generasi muda yang notabene saat ini cenderung mengedepankan ego pribadi. Untuk itu, pihaknya hadir dan ingin berpartisipasi dalam menumbuhkan karakter dan kepribadian generasi muda. Khususnya pelajar yang baru saja masuk perguruan tinggi ini. Harapannya ke depan benar-benar menjadi generasi berkarakter dan menjadi pemimpin di masa depan,” pungkasnya.

(ks/int/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia