Senin, 16 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Rembang

Sering Meluap, Sungai Bagan Butuh Normalisasi

15 Mei 2019, 12: 33: 53 WIB | editor : Ali Mustofa

TIDAK TERAWAT: Kondisi sungai Bagan kemarin. Meluapnya sungai ini sering membuat sebagian wilayah Lasem terendam banjir.

TIDAK TERAWAT: Kondisi sungai Bagan kemarin. Meluapnya sungai ini sering membuat sebagian wilayah Lasem terendam banjir. (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA – Banjir yang sering terjadi di sebagian wilayah Rembang membuat Pemkab Rembang, melalui Bappeda terus mengajukan normalisasi sungai. Namun, mengingat banyaknya sungai yang tidak jelas kepemilikan asetnya, Bappeda pun mengajukannya ke Pemprov Jateng.  

Nita Rahmah Kasubbid Infrastuktur Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Rembang mengungkapkan, tahun ini ada sejumlah sungai yang diajukan untuk dinormalisasi kepada Pemprov Jateng. Anggaran total yang diajukan untuk seluruh sungai lebih dari Rp 10 miliar.

”Normalisasi dan rehabilitasi Bendung Kedung Sapen yang biasanya hanya OP (operasional dan pemeliharaan) Rp 100 Juta, kami ajukan Rp 3 miliar, normalisasi Randugunting Rp 5 miliar, normalisasi sungai bagan di Lasem Rp 5 miliar,” paparnya kemarin.

Tidak jelasnya kepemilikan sungai membuat pihaknya hanya bisa mengajukannya kepada pihak Pemprov. Izin dari Pemprov atau pun BBWS (Balai Besar Wilayah Sungi) harus dikantongi. Sehingga, di kemudian hari tidak terjadi klaim dari pihak-pihak tertentu.

”Misalnya kalau kami melakukan normalisasi sungai Bronjong, itu harus izin ke BBWS di Provinsi juga,” tambah dia.

Selama ini, sebenarnya ada banyak sekali yang diusulkan pihaknya untuk normalisasi. Namun, memang dari pihak Pemprov memberikan prioritas yang berbeda. Sehingga, ada yang cukup tertangani, namun banyak juga yang belum tersentuh normalisasi atau hanya perawatan saja.

Dikatakan Nita, banjir yang sering melanda Lasem sering dikarenakan drainase yang salah dan peninggian jalan. Sehingga, ketika air dibelokkan, sungai pun mudah  meluap. 

(ks/ful/ali/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia