Selasa, 23 Jul 2019
radarkudus
icon featured
Kudus

Jaga Stabilitas Harga, Kapolres Kudus Sidak Pasar Tradisional

14 Mei 2019, 09: 40: 30 WIB | editor : Ali Mustofa

SIDAK PASAR: Kapolres Kudus AKBP Saptono didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti saat bertanya kepada salah satu penjual daging ayam di Pasar Bitingan dalam sidak harga kepokmas kemarin.

SIDAK PASAR: Kapolres Kudus AKBP Saptono didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti saat bertanya kepada salah satu penjual daging ayam di Pasar Bitingan dalam sidak harga kepokmas kemarin. (DIYAH AYU FITRIYANI/RADAR KUDUS)

Share this      

KOTA Tim Satgas Pangan Polres Kudus bersama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan sidak ke pasar tradisional dan swalayan kemarin. Hal ini untuk mengantisipasi kenaikan harga sejumlah bahan pokok saat Ramadan dan jelang lebaran. Selain itu tim juga membawa frozen food untuk diperiksa. Tujuannya untuk memastikan layak dikonsumsi.

Kapolres Kudus AKBP Saptono yang saat itu didampingi Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti mengatakan, selain memonitor harga, sidak kemarin juga untuk memastikan stok bahan pokok terpenuhi hingga lebaran mendatang. ”Tadi saya tanya pada sejumlah pedagang sampai hari ini stok masih aman dan harga bahan kebutuhan pokok masih cenderung stabil. Jadi masyarakat tidak perlu resah,”  katanya.

Kedatangan Kapolres beserta Satgas Pangan Polres Kudus dan Dinas Perdagangan juga bagian untuk antisipasi adanya kecurangan yang dilakukan oleh oknum pedagang yang menaikkan harga sembako secara sepihak. ”Sementara ini kami masih belum temukan pedagang yang nakal,” imbuhnya.

Dikatakannya, jika ada kenaikan harga, pihaknya siap menerjunkan satgas pangan untuk melakukan penulusuran mulai dari distribusi sampai kemungkinan ada upaya penimbunan. “Satgas pangan setiap hari bekerja sama dengan Dinas Perdagangan untuk memantau harga-harga”, ujar Kapolres.

Selain monitoring harga, tim juga akan melakukan pengawasan adanya penggunaan bahan pengawet dalam sebuah makanan dan timbangan yang tidak sesuai. Pada sidak kemarin sejumlah sampel makanan frozen dibawa untuk diuji laboratorium.

Sementara hasil sidak harga sejumlah bahan kebutuhan pokok mulai turun dan kembali normal. Masuk pekan ke dua Ramadan terpantau harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di sejumlah pasar tradisional cenderung stabil dan mengalami penurunan. Dari pengamatan di lapangan harga bawang putih yang pada awal Ramadan sempat melonjak di angka Rp 90 ribu kini sudah kembali di angka Rp 25 ribu perkilonya. Begitu juga dengan harga cabai yang semula Rp 25 ribu menjadi Rp 18 ribu perkilonya.

Penurunan harga juga terjadi pada telur dan daging. Harga telur yang semula Rp 23 ribu turun seribu per kilonya. Daging ayam yang semula Rp 34 ribu menjadi Rp 32 ribu.

Sementara untuk harga daging sapi dan kerbau masih stabil. Salah satu pedagang daging di Pasar Bitingan Suriah mengatakan, sampai sekarang belum ada kenaikan harga untuk daging sapi dan kerbau. ”Harganya masih sama seperti sebelum Ramadan. Daging sapi Rp 110 ribu perkilo dan daging kerbau Rp 115 ribu perkilo,” katanya.

Senada dengan Kapolres, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti menyampaikan, harga kebutuhan pokok sudah mulai stabil bahkan ada sejumlah komoditi yang turun. Kecenderungan ini disebabkan melimpahnya barang dan distribusi yang lancar. ”Harusnya tidak ada kenaikan karena pemerintah tidak menaikan harga BBM. Kalau ada kenaikan harga patut kita telusuri penyebabnya”, tegasnya.

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia