Selasa, 21 May 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Puasa Tak Jadikan Malas Olahraga

14 Mei 2019, 08: 29: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

Feby Kustiani

Feby Kustiani (DOK PRIBADI)

Berita Terkait

BADAN yang bugar dan berotot kencang melekat pada diri Feby Kustiani. Setiap hari ia menggeluti profesi sebagai instruktur fitnes. Dirinya harus dituntut untuk selalu kuat dan fit saat melatih meskipun sedang menjalankan puasa Ramadan.

”Klien kami kan beragam  agamanya. Jadi, harus siap sedia melatih meskipun itu siang hari,” ungkap gadis kelahiran Kudus yang bekerja menjadi instruktur fitnes di salah satu hotel di Semarang ini.

Ketika di hari biasa, latihan yang diterapkan kepada kliennya mencapai 90 menit. Namun saat puasa, Feby jarang melatih saat siang hari. Itu lantaran latihan weight training banyak menguras tenaga. Ia harus menyiasati pada sore hari. Jika terpaksa dilakukan, Feby harus mengurangi porsi latihan pada siang hari.

Konsumsi latihan yang dirasa cocok saat puasa baik dilakukan ketika setelah berbuka puasa. Itu dikarenakan banyak asupan energi yang masuk ke dalam tubuh.

Kepedulian Feby terhadap kebugaran tubuh kliennya tak berhenti saat melatih saja. Dia menyarankan makanan yang perlu dikonsumsi saat berpuasa.

Dia menyarankan kliennya yang puasa, agar memilih makanan yang dapat bertahan lama di dalam tubuh. Seperti mengonsumsi karbohidrat yang cukup. Dia juga menyarankan mengurangi makanan yang berlemak dan gorengan. Serta tak luput mengonsumsi air putih yang cukup agar tak terhindar dari dehidrasi.

Tak ragu Feby menasehati kliennya saat mengonsumsi makanan yang berlebih. Itu terjadi saat dirinya diajak makan bersama klien. Untuk konsumsi jatah makanan cheating atau makanan kesukaan baik dikonsumsi seminggu satu kali saja.

”Saya nasehatin saja dulu. Kan makanannya sudah terlanjur dipesan,” ujarnya. (gal)

(ks/lin/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia