Jumat, 15 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Blora

Sidak Supermarket, Tim Gabungan Temukan Kemasan Rusak dan Tanpa Label

11 Mei 2019, 13: 13: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

CEK KEMASAN: Tim gabungan Polri, Dinas Kesehatan, Disperindag, serta Dinas Pertanian dan Perizinan Kabupaten Blora sidak makanan dan minuman kemasan di sejumlah supermarket kemarin.

CEK KEMASAN: Tim gabungan Polri, Dinas Kesehatan, Disperindag, serta Dinas Pertanian dan Perizinan Kabupaten Blora sidak makanan dan minuman kemasan di sejumlah supermarket kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Untuk memastikan bahan makanan dan minuman layak konsumsi menjelang lebaran, Tim gabungan Polri, Dinas Kesehatan, Disperindag, serta Dinas Pertanian dan Perizinan Kabupaten Blora sidak di sejumlah supermarket kemarin. Hasilnya, ditemukan beberapa produk yang kemasannya rusak dan masih ada kemasan makanan/minuman tanpa disertai label masa kedaluwarsa.

Kasi Farmakes Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Nanik menjelaskan, dalam sidaknya kemarin pihaknya juga menemukan gudang penyimpanan yang masih kurang memerhatikan kesehatan. Makanan atau minuman diletakkan di lantai keramik langsung. Tanpa diberi alas palet. Sehingga dapat mencemari makanan dan minuman.

”Seharusnya dalam gudang penyimpanan produk pangan, jangan di lantai keramik langsung, namun harus diberi alas dengan palet. Sehingga produk pangan tidak tercemar,” ucapnya kemarin.

Meski ada temuan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pemilik untuk segera memperbaikinya. Maksimal usai lebaran harus sudah diperbaiki. ”Habis lebaran kami ke sini lagi. Saya tidak mau tau bagaimana caranya harus sudah ada perbaikan. Semua makanan tidak boleh menyentuh lantai,” tegasnya.

 Selama kegiatan sidak di Supermarket Luwes dan Alfim Swalayan, tidak ada temuan yang berarti. Meski begitu, Nanik mengingatkan kepada supervisor agar selalu mengutamakan pelayanan kepada konsumen. Termasuk memerhatikan segi kesehatan. ”Tolong perhatikan konsumen, karena tanpa konsumen anda tidak ada apa-apa nya,” jelasnya.

Kapolres Blora AKBP Antonius Anang mengungkapkan, pihaknya bersama tim memang sengaja tidak memberitahukan perihal sidak yang dilakukan.”Sengaja tidak kami beritahu, dengan maksud dan tujuan agar benar-benar diketahui situasi dan kondisi di lapangan seperti apa,” terangnya.

Kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai Idul Fitri 2019 nanti. Dengan tujuan untuk memastikan bahwa produk pangan yang dijual di pasaran betul-betul aman dikonsumsi masyarakat luas.

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia