Kamis, 21 Nov 2019
radarkudus
icon featured
Grobogan

Makam Syekh Maulana Habibah Kerap Dikunjungi Pejabat, hingga Caleg

11 Mei 2019, 09: 48: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

JALAN MASUK: Warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari membuat tanda gapura menuju makam Syekh Maulana Habibah.

JALAN MASUK: Warga Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari membuat tanda gapura menuju makam Syekh Maulana Habibah. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

SELAIN sering didatangi peziarah dari masyarakat umum, para pejabat juga sering datang ke Makam Syekh Maulana Habibah. Tak terkecuali, para calon anggota dewan atau orang yang hendak menginginkan jabatan tertentu.

Makam Syekh Maulana Habibah ramai dikunjungi oleh para peziarah. Baik dari dalam kota maupun luar kota. Para peziarah ramai biasanya setiap malam Jumat. Apalagi tempat makam sudah direhab dan menjadi apik untuk para peziarah.

Setiap satu tahun sekali juga diadakan haul Syekh Maualana Habibah. Yaitu pada tanggal 14 Rajab. Warga desa setempat mengadakan acara haul secara besar. Dimana seluruh warga Desa datang ke makam untuk mendoakan.

”Warga yang datang ke makam biasanya punya sesuatu tujuan. Biasanya orang yang pingin jadi pejabat, kepala desa, dan dewan. Mereka berdoa berwasilah. Banyak diantaranya yang berhasil seperti saya,” kata Syaefudin yang pernah menjadi anggota DPRD Grobogan periode 2004-2009 melalui partai PPP.

Dalam melaksanakan doa dalam haul Syekh Maulana Habibah banyak acara yang digelar. Mulai dari doa khataman Bin Nadhor dan penggantian klambu. Kemudian dilanjutkan dengan doa tahlil. Untuk menghormati nama, maka warga membentuk lembaga pendidikan Habibiyah. Hal itu, untuk menghormati dan takdim memuliakan jasa beliau sebagai pejuang islam.

”Untuk makam biasanya ramai pas malam Jumat. Mereka datang dari Mojorebo, Dapurno, Kradenan, Purwodadi, dan daerah lainnya,” terang dia.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia