Minggu, 15 Sep 2019
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Hobi Ngaji dan Jelajahi Pesantren

10 Mei 2019, 09: 24: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

Siti Nilna Munaliza

Siti Nilna Munaliza (DOK PRIBADI)

Share this      

SITI Nilna Munaliza tak seperti kebanyakan anak muda zaman now yang gemar kebebasan dunia luar. Gadis kelahiran Pati, 7 Desember 1999 ini, malah suka dengan dunia pondok pesantren (ponpes). Bahkan, kehidupannya banyak dihabiskan untuk ngaji di ponpes.

Padahal, Nilna sempat berhenti tak nyantri di ponpes saat mulai kuliah di IAIN Kudus. Namun, saat memutuskan untuk menjadi anak kos, dia malah tak betah. Sebab, pulang kuliah hanya tiduran dan kadang jalan-jalan saja.

”Rasanya tidak enak. Lebih enak di pondok, pulang kuliah pasti ada sesuatu yang dikerjakan. Jadi, waktunya selalu bermanfaat. Selain itu, juga pulang dari pondok nantinya pasti ada bekal sesuatu yang bisa dibawa pulang,” kata perempuan yang masuk di Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris ini kepada Jawa Pos Radar Kudus.

”Selain itu, karena lingkungan keluarga saya yang memang semuanya alumni ponpes. Jadi, akrab lah dengan suasana pondok pesantren. Perasaan menjadi tenang saat di pondok pesantren,” imbuh perempuan yang berasal dari Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen, Pati, ini.

Nilna tak hanya suka mondok, tetapi alumni MA Abadiyah Pati ini, juga gemar menjelajahi ponpes. Tidak hanya pondok di Jawa Tengah (Jateng), dia juga kerap keluar masuk pondok pesantren di Jawa Timur (Jatim).

”Ya, saya suka ngaji kilatan kalau bulan Puasa. Bisa sampai 25 hari di pesantren. Pengalamannya banyak. Bisa ngaji-ngaji ilmu baru dan kitab baru yang belum pernah saya baca,” papar gadis yang memang memiliki kegemaran membaca ini.

(ks/aua/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia